Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Bengkulu: Disperindag Turun Tangan, Pertamina Tingkatkan Distribusi
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Belakangan ini, Kota Bengkulu dihadapkan pada kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (kg) yang akrab dikenal sebagai “gas melon”. Situasi ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat karena gas elpiji merupakan kebutuhan vital bagi banyak rumah tangga dan pelaku usaha kecil. Untuk merespons isu yang santer terdengar ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu segera melakukan langkah cepat dengan turun ke lapangan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bengkulu, Bujang HR, melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan, Erika Ariesanti, memimpin langsung tim untuk menginvestigasi situasi tersebut.
BACA JUGA: Disperindag Kota Bengkulu Pastikan Ketersediaan Elpiji Selama Festival Tabut 2024
“Kami bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kelangkaan gas elpiji 3 kg, Kami sudah mendatangi tujuh pangkalan gas di Kota Bengkulu untuk melakukan pengecekan dan memastikan situasi di lapangan,” ujar Erika pada Kamis (4/7/24).
Tim Disperindag, bersama dengan pihak pengawas dan agen gas elpiji, memeriksa ketujuh titik pangkalan tersebut untuk memastikan tidak ada hambatan dalam distribusi gas dari agen ke pangkalan. Dari hasil pengecekan, ditemukan bahwa distribusi gas elpiji dari agen ke pangkalan berjalan lancar tanpa ada pengurangan kuota.
BACA JUGA: Gas Elpiji 3 Kg Lebih Mudah Dibeli Caranya Pendaftaran Aplikasi dan KTP Jadi Syarat Utama
“Distribusi dari agen ke pangkalan sebenarnya tidak mengalami kendala atau pengurangan, Namun permintaan gas elpiji 3 kg meningkat karena periode bulan Tabut,” jelas Erika.
Bulan Tabut, yang dikenal sebagai periode perayaan tradisi budaya dan religius di Bengkulu, selalu membawa dampak pada dinamika permintaan kebutuhan sehari-hari, termasuk gas elpiji. Pada periode ini, banyak pelaku usaha musiman yang bermunculan, berjualan makanan dan minuman di lokasi-lokasi perayaan, yang membutuhkan pasokan gas elpiji 3 kg.
BACA JUGA: Pemprov Naikan HET Elpiji Walikota Malah Gratiskan PDAM
“Lonjakan permintaan ini disebabkan oleh banyaknya pelaku usaha musiman yang memanfaatkan momen bulan Tabut untuk berjualan, dan mereka memerlukan gas elpiji untuk operasional sehari-hari,” lanjut Erika.
Erika juga menambahkan bahwa meskipun ada beberapa keluhan tentang kelangkaan gas beberapa minggu sebelumnya, situasi tersebut hanya berlangsung sementara.
“Kami akui, sempat terjadi kelangkaan beberapa minggu lalu, namun ini hanya bersifat sementara,” kata Erika.
BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan Stok BBM Selama Masa Pemilu
Disperindag telah berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan pasokan gas tetap tersedia. Menanggapi lonjakan permintaan tersebut, Pertamina membuka jalur distribusi bahkan di hari libur untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
“Sejak lima hari yang lalu, Pertamina sudah membuka keran distribusi gas elpiji 3 kg dari agen ke pangkalan, bahkan di hari libur, Langkah ini diambil untuk mengatasi tingginya permintaan gas elpiji selama periode bulan Tabut,” ujar Erika.
Hal ini menunjukkan bahwa pihak berwenang dan Pertamina sangat responsif dalam menangani kelangkaan yang terjadi, memastikan pasokan gas tetap lancar dan masyarakat tidak kekurangan.
BACA JUGA: Pangkalan LPG Curang Akan Ditindak Tegas
Selain itu, Erika juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap penjualan gas elpiji di lapangan. Disperindag terus berupaya untuk mencegah terjadinya penimbunan dan penjualan di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
“Kami juga mengingatkan kepada para pelaku usaha dan masyarakat untuk melaporkan jika ada indikasi penimbunan atau harga yang tidak sesuai ketentuan, Kami siap mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang mencoba memanfaatkan situasi ini,” tegas Erika.
Erika juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap tenang dan mendukung upaya pemerintah dalam mengatasi situasi ini, “Kami berterima kasih kepada masyarakat yang tetap tenang dan tidak panik membeli gas elpiji, Ini membantu kami dalam mengelola distribusi gas dengan lebih baik,” ujarnya. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











