Gas Elpiji 3 Kg Lebih Mudah Dibeli Caranya Pendaftaran Aplikasi dan KTP Jadi Syarat Utama
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Pada awal tahun 2023, Pertamina bersama pemerintah daerah, agen, dan pangkalan telah memulai langkah inovatif dengan merencanakan penerapan pembelian gas LPG 3 Kg melalui aplikasi. Langkah ini melibatkan sosialisasi intensif dan penginputan data warga ke dalam aplikasi melalui pangkalan gas. Sejak saat itu, masyarakat diimbau untuk mendaftar di pangkalan elpiji terdekat agar dapat membeli elpiji 3 Kg dengan lebih mudah dan efisien. Proses pendaftarannya pun sangat sederhana, hanya memerlukan KTP dan Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat.
Seiring berjalannya waktu, Pertamina bersama agen dan pangkalan memiliki rencana untuk memberlakukan pembelian gas elpiji subsidi ukuran tiga kilogram dengan menyertakan kartu tanda penduduk (KTP) mulai tahun 2024. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan subsidi tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkannya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagrin) melalui Kabid Pengembangan Perdagangan, Erika Ariesanti, menjelaskan bahwa pembelian menggunakan aplikasi dan KTP diharapkan dapat memastikan bahwa bantuan subsidi gas elpiji 3 Kg benar-benar diterima oleh kelompok yang membutuhkannya. Ada empat kategori yang diizinkan menggunakan gas elpiji ukuran tiga kilogram, yaitu masyarakat miskin yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos), nelayan, petani, dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Bagi keempat kelompok tersebut, proses pembelian gas subsidi dapat dilakukan dengan membawa KTP ke pangkalan terdekat untuk didaftarkan sebagai pengguna gas elpiji 3 Kg. Erika menegaskan bahwa jika pangkalan menjual kepada pihak di luar empat kategori yang telah ditentukan, mereka akan dilaporkan dan menerima sanksi dari pihak Pertamina.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Bengkulu telah mengusulkan penambahan kuota gas elpiji subsidi ukuran tiga kilogram pada tahun 2024 sebanyak 2.238 metrik ton (MT). Hal ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan gas elpiji ukuran 3 Kg bagi masyarakat miskin di Kota Bengkulu. Meskipun usulan penambahan kuota telah diajukan, keputusan akhir masih memerlukan persetujuan dari Pemerintah Pusat dan Pertamina.
Gita Gama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bengkulu, menjelaskan bahwa Pemkot pada tahun 2024 mengusulkan penambahan kuota sebesar 10 hingga 20 persen dari kuota pada tahun 2023, yaitu 11.192 MT. Usulan ini diharapkan dapat memastikan ketersediaan gas elpiji subsidi dan pemkot masih melakukan kajian lebih lanjut sebelum mendapatkan persetujuan dari pihak berwenang.
Untuk mendaftar dan dapat membeli elpiji 3 Kg menggunakan KTP dan KK, masyarakat hanya perlu mengikuti langkah-langkah berikut:
- Berkunjung ke pangkalan elpiji dengan membawa KTP dan KK.
- Melakukan pendaftaran dibantu petugas pangkalan melalui situs subsidi tempat LPG Pangkalan.
- Untuk pembelian selanjutnya, pengguna hanya perlu memberikan informasi NIK atau menunjukkan KTP kepada petugas pangkalan.
Meskipun masyarakat hanya dapat mendaftar di satu pangkalan, namun pembelian elpiji 3 Kg dapat dilakukan di lebih dari satu pangkalan. Bahkan, pembelian dapat dilakukan di pangkalan di luar domisili yang tertera di KTP, memberikan fleksibilitas bagi masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan gas elpiji 3 Kg. Inovasi ini diharapkan akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Bengkulu, membuat proses pembelian lebih mudah, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok sasaran. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: Mangcek











