BPBD Mukomuko Laporkan Longsor Tebing Sungai Manjuto ke BWSS VII

Longsor Tebing Sungai Manjuto Mukomuko
Foto: tiga bangunan rumah warga di Desa Lubuk Gedang, Kecamatan Lubuk Pinang. mengalami longsor, Pada minggu, (10/3/24).

BPBD Mukomuko Laporkan Longsoran Tebing Sungai Manjuto ke BWSS VII

KANTOR-BERITA.COM, MUKOMUKO – BPBD Kabupaten Mukomuko telah menginformasikan kepada Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII di Bengkulu tentang terjadinya longsor tebing Sungai Manjuto di Desa Lubuk Gedang, Kecamatan Lubuk Pinang. Laporan ini juga telah diteruskan ke BPBD Provinsi Bengkulu, menurut keterangan dari Ahmad Hidayat Syah, Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Mukomuko.

Longsor ini dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut dari Kamis malam hingga Jumat, mengakibatkan kerusakan pada tebing Sungai Manjuto dan membahayakan setidaknya tiga bangunan rumah warga di Desa Lubuk Gedang, Kecamatan Lubuk Pinang.

BACA JUGA: Banjir Jakarta: BPBD DKI sebut 34 Ruas Jalan Terendam saat Musim Hujan

Dengan adanya laporan ini, diharapkan instansi terkait dapat segera mengambil langkah penanganan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

“Kami berharap ada respons cepat dari BWSS VII untuk mengatasi masalah longsoran tebing sungai yang telah menjadi bencana berulang,” ucap Ahmad Hidayat Syah.

Dampak dari longsor ini sangat serius, dengan tiga rumah warga terancam ambruk ke sungai. Salah satu keluarga sudah mengungsi ke tempat kerabat mereka demi keselamatan.

BACA JUGA: Sidang Kasus Dugaan Korupsi BTT BPBD Kabupaten Seluma hadirkan Saksi Bupati dan 4 Pejabat

“Tebing longsor semakin dekat dengan pemukiman warga, Sebuah rumah milik warga bernama Rara bahkan sudah kehilangan dapurnya pada longsor sebelumnya, dan sekarang kondisi longsoran semakin mengkhawatirkan,” tambahnya.

Rara, bersama keluarganya, terpaksa mencari tempat aman dengan mengungsi ke rumah kerabat mereka, menghindari risiko longsor susulan. Sementara itu, dua rumah lainnya, milik Riska dan Siska, juga berada dalam kondisi yang sangat kritis.

“Salah satu rumah hanya berjarak 35 centimeter dari tebing yang longsor, dan pondasi rumah lainnya juga sangat dekat dengan tebing,” kata Ahmad Hidayat Syah.

BACA JUGA: Sinergi Pemerintah Daerah dan BWSS VII: BPBD Mukomuko Asesmen Tanggul Sungai

Meskipun hujan telah berhenti, kondisi di Desa Lubuk Gedang masih memprihatinkan pasca longsor yang disebabkan oleh hujan lebat tersebut. BPBD Mukomuko berharap adanya tindakan cepat dari BWSS VII dan pihak terkait lainnya untuk memulihkan kondisi dan memberikan perlindungan kepada warga yang terdampak. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Budi Utoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *