Sinergi Pemerintah Daerah dan BWSS VII: BPBD Mukomuko Asesmen Tanggul Sungai
KANTOR-BERITA.COM, MUKOMUKO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko bergerak cepat dengan menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan asesmen kondisi tanggul sungai yang rusak akibat banjir di beberapa wilayah Kabupaten Mukomuko. Dalam upaya menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mukomuko, Ruri Irwandi, memastikan bahwa tindakan tanggap darurat bencana akan segera diambil setelah hasil asesmen ini dirapatkan.
Asesmen dilakukan di beberapa lokasi terdampak, termasuk Manjuto Kanan, Pondok Batu, Arah Tiga, Pondok Panjang, dan Teras Terunjam. Tim terjun ke lapangan untuk mengumpulkan informasi dan data yang diperlukan untuk membuat usulan tanggap darurat bencana. Ruri Irwandi menyatakan bahwa data yang terkumpul akan dibahas dalam rapat bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII, menegaskan komitmen Kabupaten Mukomuko dalam penanganan kondisi darurat ini.
BACA JUGA: Wakil Bupati Seluma Bersilaturahmi ke BWS Sumatera VII Usulkan DAS dan Bronjong
Dalam keterangan kepada awak media melalui percakapan telepon pada Sabtu (27/1/24), Ruri Irwandi menjelaskan, “Kami telah melakukan asesmen di lapangan, dan segera setelah hasilnya dirapatkan, kami akan mengajukan usulan tanggap darurat bencana kepada BWSS VII,” Langkah ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menanggulangi dampak bencana alam.
Setelah mendapatkan persetujuan dari BWSS VII, TRC gabungan akan turun kembali untuk melakukan analisis mendalam terhadap kondisi tanggul sungai yang rusak. Fokusnya bukan hanya pada tanggul sungai itu sendiri, tetapi juga pada fasilitas-fasilitas yang terkena dampak, seperti rumah warga, jembatan, dan rumah ibadah. Hal ini menunjukkan bahwa penanganan bencana tidak hanya sebatas merespon darurat, tetapi juga melibatkan langkah-langkah preventif untuk meminimalkan risiko di masa depan.
BACA JUGA: Kondisi Cuaca Ekstrem: BMKG Beri Peringatan Dini Potensi Hujan Lebat di Sumatera Utara
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII Bengkulu, Medya Ramdhan, memberikan dukungan dan keterlibatan langsung dalam pemeriksaan terhadap tanggul sungai yang rusak. Medya Ramdhan menegaskan bahwa BWS akan memberikan bantuan serta keterampilan teknisnya dalam menghadapi kondisi darurat ini.
Namun, Medya Ramdhan juga menyoroti pentingnya pernyataan resmi dari Bupati mengenai keadaan sebagai bencana alam. Pernyataan tersebut menjadi kunci bagi BWS untuk dapat memberikan bantuan secara lebih efektif.
“Langkah awal yang harus dilakukan adalah, adanya pernyataan resmi dari Bupati bahwa memang terjadi bencana sehingga BWS dapat masuk untuk membantu,” Jelas Medya Ramdhan. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: Budi Utoyo











