Foto: MoU: Ketua Yayasan Pelita Bangsa Iskandar Novianto dan Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu Dedy Ermansyah sepakat tandatangani kerjasama bidang pendidikan.(foto/ist)
Yayasan Pelita Bangsa – KONI Tandatangan MoU, Dedy: Era Digitalisasi Telah Menjalar ke Seluruh Aspek Kehidupan Masyarakat
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Pada era digitalisasi yang terus berkembang saat ini tidak hanya merambah pada pemerintahan dan swasta, tetapi telah berkembang pada semua aspek kehidupan masyarakat. Hal ini dipaparkan Ketum KONI Provinsi Bengkulu, H. Dedy Ermansyah, SE.
“Dalam perkembangan tehnologi informasi, seluruh aspek kehidupan perlu memahami, Termasuk para insan olahraga,” papar Dedy kepada wartawan– usai membuka kegiatan secara resmi Bimtek Digitalisasi Pendidikan Bagi Masyarakat Bengkulu, di Adeeva Hotel, Sabtu (20/7/24).
Foto: Pengurus Yayasan Pelita Bangsa dan Ketua Umum KONI foto bareng dengan peserta Bimtek Digitalisasi Pendidikan., (Ft/Ist/Cek).
Era digitalisasi saat ini, lanjut Dedy, konten- konten itu bukan hanya dibutuhkan person atau pribadi saja, tapi pemerintah, kalangan pengusaha– bahkan semua insan olahraga sangat membutuhkan akan perkembangan tehnologi informasi.
“Karena sekarang orang-orang semua telah memiliki handpone. Dalam menyampaikan informasi yang efektif, tidak perlu datang ke rumah-rumah dan berkumpul- kumpul. Tapi bisa langsung via handpone. Ini saya nilai luar biasa,” jelas eks Wagub Bengkulu ini.
Dalam kegiatan ini Dedy berharap, adik-adik yang ikut Bimtek Digitalisasi Pendidikan ini bisa mengaplikasikannya pada masyarakat. Dia menambahkan dalam kesempatan yang sama KONI bersama Yayasan Pelita Bangsa melakukan penandatangan kerjsama dalam bidang pendidikan.
Terpisah, Pembina Yayasan Pelita Bangsa, Iskandar Novianto, Ak, M.Si, memapaparkan dengan perkembangan tehnologi informasi masa kini tidak hanya sudah merambah ke dunia pemerintahan, tapi sudah merambah pada person pribadi.
Menyikapi akan perkembangan tehnologi, Yayasan Pelita Bangsa memberi pelatihan dan pembelajaran khususnya kepada tutor serta anak-anak muda– yang sebelumnya telah diseleksi. Bagaimana cara membuat konten yang bermanfaat pada masyarakat.
”Dengan konten yang bermanfaat ini dapat meningkatkan keilmuan mereka di berbagai bidang yang bisa dimanfaatkan masyarakat luas, Harapan kita ilmu yang didapat nanti, bisa diaplikasikan ke masyarakat bisa,” jelas Iskandar.
Dalam menyampaikan konten itu, lanjut dia, tentunya kreasi-kreasi yang menarik supaya masyarakat tidak jenuh menontonnya. Jadi intinya, dengan pembelajaran secara digital betul-betul bisa diakses semua masyarakat. Tak hanya masyarakat yang berada di suatu tempat tapi dimana saja dirinya berada bisa belajar.
“Kami tentunya berharap para peserta yang ikut serta pada kegiatan Bimtek digitalisasi pendidikan bagi masyarakat Bengkulu ini– bisa menerapkan ilmunya pada masyarakat dengan baik,” ungkap mantan Kepala BPKP Provinsi Bengkulu ini. (cek)
Sering Dilanda Genangan, Desa Sukaraja Usulkan Pembangunan Saluran Irigasi Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan saluran…
Budaya Gotong Royong Tetap Hidup, Warga Sukaraja Bersihkan Lingkungan Masjid Kantor-Berita.Com|| Semangat gotong royong masih menjadi budaya yang terus dijaga masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan. Hal itu…
LPHB Bongkar Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Kota Bengkulu, Minta Audit Menyeluruh Kantor-Berita. Com|| Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu menuai sorotan. Direktur Eksekutif…
Musdes RKPDes 2027 Desa Gajah Mati Bahas Prioritas Pembangunan Desa Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Gajah Mati, Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Pembangunan Desa dalam rangka…