Wali Kota Ajak Warga Belanja di Dalam Pasar PTM, Dorong Pedagang Tinggalkan Trotoar
Kantor-Berita.Com, Kota Bengkulu|| Usai mengikuti kegiatan senam sehat bersama di halaman Mega Mall pada Jumat pagi, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama sang istri, Dian Fitriani Wahyudi, langsung melanjutkan kegiatan dengan menyambangi Pasar Tradisional Modern (PTM) Jumat (25/7/25), Kunjungan tersebut menjadi bagian dari gerakan nyata Pemkot Bengkulu untuk menghidupkan kembali aktivitas belanja di dalam kawasan pasar, bukan di trotoar atau jalanan.
Tak hanya berdua, Dedy datang bersama rombongan pejabat Pemkot, mulai dari Pj Sekretaris Daerah Tony Elfian, Asisten II Sehmi, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat Ratu Samban, hingga sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN). Seluruh rombongan diajak langsung masuk dan berbelanja di dalam area PTM, memberi contoh positif kepada masyarakat.
BACA JUGA: Wali Kota Bengkulu Geram, Pelaku Buang Sampah Sembarangan
Selama kunjungan tersebut, istri Walikota, Dian Fitriani Wahyudi, tampak memborong sejumlah kebutuhan pokok seperti telur, sayuran segar, ikan, daging ayam, hingga bumbu dapur. Aksi belanja ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebagai ajakan terbuka kepada masyarakat untuk berbelanja langsung di dalam kawasan pasar yang telah disediakan, alih-alih memilih pedagang yang masih berjualan di pinggir jalan.
Tujuan utama dari gerakan ini ialah mendorong para pedagang yang masih berjualan di luar area pasar agar secara sukarela berpindah ke dalam kios yang tersedia, mengingat ketersediaan ruang di dalam pasar masih mencukupi dan lebih tertata.
BACA JUGA: Realisasi PBB Kota Bengkulu Meningkat Berkat Aplikasi PADEK dan Insentif RT
Asisten II Pemkot Bengkulu, Sehmi, juga ikut menyuarakan pentingnya membiasakan diri belanja di dalam PTM. Ia menegaskan bahwa semua kebutuhan harian masyarakat bisa ditemukan dengan mudah di dalam pasar, mulai dari bahan pokok, produk segar, hingga bumbu masakan.
“Di sini tempatnya bersih, rapi, dan lengkap, Telur, minyak, sayur, daging, semuanya ada dan harganya pun terjangkau, Jadi ayo kita dukung pedagang di dalam pasar, Jangan lagi belanja di pinggir jalan,” ujar Sehmi.
Walikota Dedy Wahyudi turut memberikan apresiasi atas kondisi pasar yang cukup tertib, terutama di bagian depan dan sisi-sisinya. Namun, ia mengakui bahwa bagian tengah PTM masih perlu pembenahan serius agar suasana belanja semakin nyaman dan menarik.
BACA JUGA: Bengkulu Genjot Wisata Lewat Event Nasional & Insentif Wisatawan, UMKM Jadi Garda Depan
“Saya sudah lihat langsung. Bagian depan dan pinggir masih cukup baik, Tapi area tengah perlu ditata ulang, Untuk itu saya minta ke manajemen baru nanti agar fokus membenahi bagian dalam,” kata Dedy.
Meski menyadari adanya keterbatasan gerak saat ini, Dedy menyebut bahwa proses hukum terkait kepemilikan PTM dan Mega Mall masih berlangsung. Selama belum ada kejelasan status hukum, Pemkot belum bisa melangkah lebih jauh. Namun, ia berjanji akan mengalokasikan dana APBD guna mempercantik kawasan ini setelah resmi menjadi milik Pemerintah Kota Bengkulu.
“Kalau sudah sah milik kita, saya akan anggarkan melalui APBD untuk memperindah PTM dan Mega Mall, Target kita kawasan ini harus kembali ramai, hidup dan produktif seperti dulu,” ujarnya Dedy. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











