Wajah Kota Bengkulu Ditata Ulang, Tugu Tabot Simpang Skip Dipindah

Tugu Tabot Bengkulu di simpang skip Dipindah
Foto: Tugu Tabot Simpang Skip Dipindah, (Ft/Ist).

Wajah Kota Bengkulu Ditata Ulang, Tugu Tabot Simpang Skip Dipindah

Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kota Bengkulu terus mempercepat penataan wajah kota sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan perkotaan yang lebih indah, tertib, dan nyaman bagi masyarakat. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing, penataan ruang publik dilakukan secara masif di berbagai titik strategis.

Salah satu langkah terbaru yang menjadi perhatian publik adalah pemindahan Tugu Tabot yang sebelumnya berdiri di tengah bundaran Simpang Skip, Kecamatan Ratu Agung. Kebijakan ini diambil setelah pemerintah kota melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek estetika, fungsi ruang, dan kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.

||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Kembangkan Belungguk Point sebagai Kampung Digital UMKM

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan bahwa pemindahan tugu bukan sekadar perubahan posisi bangunan, melainkan bagian dari strategi besar penataan kota. Menurutnya, keberadaan tugu di tengah bundaran selama ini dinilai kurang mendukung keindahan visual kawasan sekaligus berpotensi menimbulkan kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

“Penataan kota harus memperhatikan estetika dan fungsi. Bundaran Simpang Skip sering menjadi titik padat lalu lintas. Karena itu, kita ambil langkah untuk menata ulang agar arus kendaraan lebih lancar dan kawasan terlihat lebih rapi,” ujar Dedy, Rabu (24/12/25).

||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Perkuat Patroli Satpol PP Dengan Tambahan Armada Baru

Dalam rencana penataan tersebut, Tugu Tabot akan dipindahkan ke pinggir jalan, tepatnya di lahan bekas pos polisi milik Polresta Bengkulu yang berada tidak jauh dari lokasi semula. Lokasi baru ini dinilai lebih representatif karena tetap mudah terlihat masyarakat tanpa mengganggu arus kendaraan.

Pemindahan tugu juga terlaksana berkat sinergi antara Pemerintah Kota Bengkulu dan Polresta Bengkulu. Pihak kepolisian secara resmi telah menyerahkan lahan pos polisi tersebut untuk mendukung pembangunan tugu dan penataan ruang publik.

Dedy mengapresiasi dukungan Polresta Bengkulu yang dinilainya memiliki peran penting dalam mewujudkan tata kota yang lebih tertib dan aman. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan kota.

||BACA JUGA: PAW DPRD Bengkulu: Husnul Khotimah Gantikan Parizan

“Kami berterima kasih kepada Polresta Bengkulu yang telah mendukung penuh langkah ini. Sinergi seperti inilah yang kita butuhkan agar pembangunan berjalan cepat dan tepat sasaran,” katanya.

Penataan wajah kota Bengkulu tidak hanya terfokus pada kawasan Simpang Skip. Pemerintah kota juga merancang langkah serupa di sejumlah titik lain yang selama ini menjadi perhatian masyarakat, salah satunya kawasan Pagar Dewa.

Di wilayah tersebut, pemerintah berencana melakukan pemangkasan bundaran untuk memberikan ruang jalan yang lebih luas bagi pengguna kendaraan. Langkah ini bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengendara.

||BACA JUGA: Dedy Wahyudi Dorong Mahasiswa KKN Tematik Unived Hadirkan Solusi Nyata

Menurut Dedy, penataan jalan dan ruang publik harus menyesuaikan dengan perkembangan kota dan peningkatan jumlah kendaraan. Infrastruktur yang tidak lagi relevan perlu ditata ulang agar mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat.

“Kita ingin pengguna jalan merasa nyaman dan aman. Kalau ada bundaran yang justru menghambat arus lalu lintas, tentu harus kita evaluasi dan perbaiki,” ujarnya.

Wali Kota Bengkulu menegaskan bahwa penataan ini merupakan bagian dari visi besar menjadikan Bengkulu sebagai kota yang modern, tertata, dan berkarakter. Pemerintah kota menargetkan penataan kawasan strategis seperti Simpang Lima, Simpang Skip, Padang Harapan, hingga Pagar Dewa sebagai wajah baru Bengkulu ke depan.

||BACA JUGA: Siaga Libur Nataru, Dinkes Kota Bengkulu Dirikan Posko Kesehatan

“Mulai dari Simpang Lima, Skip, Padang Harapan, sampai Pagar Dewa akan kita percantik. Kita ingin Kota Bengkulu tampil sebagai kota metropolis yang indah dan nyaman,” kata Dedy.

Konsep metropolis yang dimaksud bukan hanya soal bangunan megah, tetapi juga keteraturan ruang, kelancaran lalu lintas, serta kenyamanan ruang publik bagi warga dan pengunjung. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *