Pemkot Bengkulu Perkuat Patroli Satpol PP Dengan Tambahan Armada Baru

Satpol PP Kota Bengkulu saat menerima Motor Operasional yang baru
Foto: Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Kepala Satpol PP Kota Bengkulu Sahat Marulitua Situmorang, mencoba motor baru untuk menunjang kendaraan operasional, (Ft/Ist).

Pemkot Bengkulu Perkuat Patroli Satpol PP Dengan Tambahan Armada Baru

Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat komitmennya dalam menata wajah kota, meningkatkan ketertiban umum, serta menegakkan peraturan daerah secara konsisten. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan menambah sarana transportasi operasional bagi personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu guna menunjang aktivitas patroli di lapangan.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi secara langsung menyerahkan bantuan kendaraan operasional kepada Satpol PP dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu, Rabu (24/12/25). Bantuan tersebut berupa dua unit sepeda motor operasional yang dirancang untuk meningkatkan mobilitas personel dalam menjalankan tugas pengawasan dan penegakan Peraturan Daerah (Perda).

||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Resmikan Kantor Baru Satpol PP

Dedy menyampaikan bahwa penambahan armada ini menjadi bagian dari strategi pemerintah kota untuk memastikan ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya di kawasan publik dan destinasi wisata yang menjadi ikon Kota Bengkulu.

“Kendaraan ini kita siapkan untuk mendukung pemantauan pelanggaran Perda. Mulai dari memastikan tidak ada pelanggaran aturan, penanganan gelandangan dan pengemis, penertiban pasar, hingga pengawasan kawasan wisata,” ujar Dedy Wahyudi usai mencoba langsung kendaraan operasional tersebut.

||BACA JUGA: Dedy Wahyudi Dorong Mahasiswa KKN Tematik Unived Hadirkan Solusi Nyata

Menurut Dedy, keberadaan armada baru ini akan diprioritaskan untuk patroli di sejumlah titik strategis yang selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat dan wisatawan. Beberapa kawasan yang menjadi fokus pengawasan antara lain Belungguk Point, Pantai Panjang, serta sejumlah objek wisata unggulan lainnya di Kota Bengkulu.

Kawasan-kawasan tersebut dinilai memiliki tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi, terutama pada akhir pekan dan musim liburan. Oleh karena itu, pengawasan yang intensif dan respons cepat dari Satpol PP sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya gangguan ketertiban umum.

“Kota Bengkulu memiliki potensi wisata yang besar. Tugas kita adalah memastikan kawasan wisata tetap tertib, bersih, dan nyaman, sehingga wisatawan merasa aman dan betah berkunjung,” kata Dedy.

||BACA JUGA: Wali Kota Dedy Wahyudi Instruksikan Lelang Dini Proyek 2026

Tidak hanya dari pemerintah kota, upaya penguatan Satpol PP juga mendapat dukungan dari sektor perbankan daerah. Pada kesempatan yang sama, Bank Bengkulu turut menyerahkan bantuan berupa dua unit hoverboard dan satu unit sepeda gayung kepada Satpol PP Kota Bengkulu.

Bantuan tersebut secara khusus diperuntukkan bagi personel Satpol PP Pariwisata, yang bertugas melakukan patroli di kawasan publik dengan pendekatan yang lebih humanis dan persuasif.

Dedy menyampaikan apresiasinya kepada Bank Bengkulu atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak perbankan menjadi contoh sinergi yang baik dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik.

||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Kembangkan Belungguk Point sebagai Kampung Digital UMKM

“Kami berterima kasih kepada Bank Bengkulu yang turut mendukung penataan kota. Armada seperti hoverboard dan sepeda ini sangat cocok digunakan di kawasan wisata karena lebih ramah lingkungan dan mendekatkan petugas dengan masyarakat,” ujar Dedy.

Kepala Satpol PP Kota Bengkulu Sahat Marulitua Situmorang, yang turut mendampingi Wali Kota dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa penggunaan armada baru ini akan disesuaikan dengan karakteristik wilayah tugas.

Untuk kawasan wisata dan ruang publik, personel Satpol PP Pariwisata akan mengedepankan pendekatan dialogis dan edukatif. Sementara itu, di wilayah yang membutuhkan respons cepat, sepeda motor operasional akan digunakan untuk menjangkau lokasi dengan lebih efisien.

“Dengan kendaraan ini, personel kami bisa bergerak lebih cepat dan fleksibel. Namun yang paling penting, kami tetap mengedepankan pendekatan yang santun dan humanis kepada masyarakat,” kata Sahat. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *