Transformasi Puskesmas Seluma Jadi BLUD: Ekspos dan Review Dokumen Administratif 2024
KANTOR-BERITA.COM, SELUMA|| Staf Ahli Bidang Pemerintah, Hukum, dan Politik Kabupaten Seluma, Suardi, SH, MH, menghadiri kegiatan Ekspos dan Review Dokumen Administratif Transformasi Puskesmas Seluma jadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Tahun 2024. Acara ini dilaksanakan di Two K Azana Style Hotel Bengkulu pada Jumat, (20/12/24).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menilai kesiapan dokumen administratif Puskesmas yang akan bertransformasi menjadi BLUD, Proses ini dilakukan untuk meningkatkan kemandirian, daya saing, dan kualitas layanan kesehatan yang diberikan oleh puskesmas.
BACA JUGA: Pj Walikota Bengkulu Arif Gunadi Dorong Seluruh Puskesmas Jadi BLUD pada 2024
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, Rudi Syawaludin, S.Sos, menyampaikan bahwa kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan melibatkan 63 peserta, Mereka terdiri dari 22 Kepala Puskesmas, 22 Tata Usaha, serta 19 peserta dari lintas sektor.
“Peserta yang hadir berasal dari berbagai puskesmas di Kabupaten Seluma, Mereka akan mengikuti serangkaian penilaian yang dirancang untuk memastikan dokumen administratif BLUD sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ungkap Rudi.
BACA JUGA: Kualitas Pelayanan Kesehatan Unggul: 20 Puskesmas Kota Bengkulu Siap Transformasi Menjadi BLUD
Dalam sambutannya, Suardi menegaskan pentingnya transformasi puskesmas menjadi BLUD. Menurutnya, perubahan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi operasional, transparansi, dan kualitas pelayanan kesehatan.
“Program BLUD memungkinkan puskesmas untuk lebih mandiri dan kompetitif dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya, Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat semakin berkualitas,” jelas Suardi.
BACA JUGA: Pemkab Bengkulu Utara Gencar Meningkatkan Pelayanan Kesehatan melalui Pertemuan Kapasitas BLUD
Ia juga berharap seluruh peserta yang hadir dapat mengikuti proses evaluasi dengan serius sehingga hasil penilaian dapat diterima dengan baik, “Semoga seluruh dokumen puskesmas yang diajukan memenuhi kriteria dan mendapatkan pengakuan sebagai BLUD, Ini adalah langkah penting menuju layanan kesehatan yang lebih baik di Kabupaten Seluma,” tambah Suardi.
Pemerintah Kabupaten Seluma mendukung penuh upaya ini sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah, Suardi menegaskan bahwa keberhasilan program ini memerlukan kolaborasi yang baik antara pemerintah, puskesmas, dan lintas sektor terkait.
“Peningkatan kualitas layanan kesehatan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama, Dengan transformasi puskesmas menjadi BLUD, kita berharap masyarakat Seluma dapat merasakan manfaat nyata dalam bentuk layanan yang lebih baik dan akses yang lebih mudah,” kata Suardi.
BACA JUGA: Peluncuran Program ILP Seluma: Integrasi Layanan Kesehatan Primer untuk Masyarakat Lebih Sehat
Transformasi puskesmas menjadi BLUD menawarkan berbagai manfaat, termasuk fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia. Dengan status BLUD, puskesmas dapat mengatur anggaran lebih efisien dan berinovasi dalam menyediakan layanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.
Puskesmas juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing dengan fasilitas kesehatan lainnya, baik di tingkat lokal maupun nasional. Hal ini selaras dengan visi pemerintah untuk memberikan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











