TPID Pasaman Barat Studi Banding ke Bengkulu Utara Pengendalian Inflasi Daerah yang Inovatif
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU UTARA|| Dalam upaya meningkatkan wawasan dan kapasitas dalam program pengendalian inflasi daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pasaman Barat melakukan studi banding ke TPID Kabupaten Bengkulu Utara. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, Asisten I, II, dan III dan Kepala Dinas lingkup Pemerintah Bengkulu Utara, serta Bagian Perekonomian dan tamu undangan lainnya, pada hari jumat, (26/7/24).
Plt. Sekda Kabupaten Pasaman Barat, Yasri Uripsyah, M.Si., menyatakan bahwa kegiatan capacity building ini diharapkan dapat mendorong TPID Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Bengkulu Utara untuk terus berinovasi dalam menjaga inflasi.
”Penyelenggaraan capacity building ini diharapkan dapat membangun sinergi dan kerjasama khususnya dalam menjalankan pengendalian inflasi di Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat,” ujar Plt. Sekda Yasri Uripsyah.
TPID Pasaman Barat berencana mengadopsi beberapa strategi yang telah berhasil diterapkan di Bengkulu Utara. Di antaranya adalah pengembangan sistem distribusi yang efisien untuk mengurangi biaya logistik, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kontribusi ekonomi lokal. Selain itu, TPID Pasaman Barat juga akan fokus pada peningkatan produksi pangan lokal untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.
BACA JUGA: Perjanjian Kerja Sama Gubernur Bengkulu dan OJK: Sinergi Pembangunan Ekonomi
“Setelah kegiatan studi banding ini, TPID Pasaman Barat akan menyusun rencana tindak lanjut berdasarkan pembelajaran yang didapat, Beberapa langkah konkret yang akan diambil antara lain adalah memperkuat kerjasama dengan berbagai stakeholder, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan mengembangkan program-program inovatif dalam pengendalian inflasi,” Terang Plt. Sekda Yasri Uripsyah.
Pada kesempatan yang sama, Sekda Bengkulu Utara, H Fitriyansyah, S.STP, MM., mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Pasaman Barat yang telah datang ke Bengkulu Utara, Ia berharap kunjungan kerja ini dapat menjadi tolak ukur dan sarana berbagi informasi terkait program-program unggulan pengendalian inflasi daerah.
BACA JUGA: Perkuat Kerjasama Lintas Sektor: Evaluasi Program Penurunan Stunting di Bengkulu Utara
”Nantinya diharapkan menjadi tolak ukur dan berbagi informasi bagi kita bersama terkait program-program unggulan di Kabupaten kita terkait pengendalian inflasi daerah,” ucap Sekda Bengkulu Utara, H Fitriyansyah.
Studi banding ini bertujuan untuk membangun sinergi antara TPID kedua kabupaten dalam upaya pengendalian inflasi. Dengan bertukar informasi dan pengalaman, diharapkan kedua daerah dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam menjaga stabilitas ekonomi. TPID Pasaman Barat berkomitmen untuk belajar dari praktik terbaik yang telah diterapkan oleh TPID Bengkulu Utara.
Inflasi merupakan salah satu tantangan utama bagi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi. Program pengendalian inflasi membutuhkan kerjasama dari berbagai sektor, termasuk pemerintah, swasta, dan masyarakat. Dalam konteks ini, TPID memiliki peran penting dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan yang dapat menekan laju inflasi. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: Rio











