Solusi Kerusakan Jalan: Pemprov Bengkulu Usulkan Pembangunan Pelabuhan Baru di Bengkulu Utara
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Pemerintah Provinsi Bengkulu tengah menghadapi tantangan besar terkait kerusakan jalan yang disebabkan oleh aktivitas truk pengangkut batu bara, terutama yang menuju Pelabuhan Pulau Baai. Untuk mengatasi masalah ini, Pemprov Bengkulu melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berupaya mencari solusi yang efektif. Salah satu langkah strategis yang diusulkan adalah pembangunan pelabuhan baru di kawasan Kabupaten Bengkulu Utara.
Kerusakan jalan di Provinsi Bengkulu telah menjadi isu serius. Aktivitas truk pengangkut batu bara yang melewati jalan-jalan utama, terutama yang menuju Pelabuhan Pulau Baai, telah mengakibatkan kerusakan infrastruktur yang signifikan, Setiap hari, sekitar 1.000 hingga 1.200 truk angkutan batu bara melintasi jalan menuju Kota Bengkulu, Beban berat dari truk-truk ini melebihi kapasitas jalan, menyebabkan kerusakan serius dan kemacetan lalu lintas.
BACA JUGA: Dishub Provinsi Bengkulu Minta Kemenhub Segera Perbaikan Pelabuhan Linau
Untuk mengatasi masalah ini, Pemprov Bengkulu mengusulkan pembangunan pelabuhan baru di wilayah Bengkulu Utara. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu, Bambang Agus Supra Budi, menyampaikan bahwa usulan tersebut telah disampaikan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia.
Usulan ini diajukan saat kunjungan langsung Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, ke Kemenhub RI. Bambang menjelaskan bahwa pembangunan pelabuhan di Bengkulu Utara, khususnya di daerah Ketahun dan Putri Hijau, merupakan langkah penting untuk mengurangi beban jalan yang selama ini rusak akibat angkutan batu bara.
BACA JUGA: Gubernur Bengkulu Dorong Penanganan Cepat Tanggul Pelabuhan Pulau Baai: dengan Pelindo dan Kemenhub
“Kami telah menyampaikan kepada Pak Menteri tentang beban jalan yang ada di Provinsi Bengkulu akibat angkutan batu bara, Kami berharap agar di wilayah Bengkulu Utara, terutama Ketahun dan Putri Hijau, dapat segera dilakukan pembangunan pelabuhan,” ujar Bambang, Sabtu.
Pembangunan pelabuhan baru di Bengkulu Utara diharapkan akan memberikan dampak positif yang signifikan. Pertama, pelabuhan ini akan mengurangi tekanan pada infrastruktur jalan yang selama ini rusak akibat beban truk batu bara. Jika pelabuhan baru terwujud, truk-truk pengangkut batu bara tidak perlu lagi melewati Kota Bengkulu. Sebagai gantinya, mereka bisa langsung menuju pelabuhan di Bengkulu Utara, mengurangi jarak perjalanan sekitar 180 kilometer.
BACA JUGA: Bengkulu Siapkan Tiga Pelabuhan Perikanan Nusantara untuk Dorong Kesejahteraan Nelayan
“Apabila pelabuhan itu ada di Bengkulu Utara, maka truk-truk batu bara tidak akan lagi menempuh jarak 180 km ke Kota Bengkulu, Ini akan mengurangi kerusakan jalan secara signifikan dan mereduksi kemacetan lalu lintas,” tambah Bambang.
Selain mengurangi kerusakan jalan, pembangunan pelabuhan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang positif bagi daerah, Pelabuhan baru akan membuka peluang investasi dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar, Distribusi batu bara dan komoditas lainnya akan menjadi lebih efisien, meningkatkan daya saing Bengkulu sebagai pusat industri dan perdagangan.
BACA JUGA: Pemkab Seluma Bersiap Mengembangkan Pelabuhan: Kunjungan Kementerian Kemaritiman dan Investasi RI
”Dukungan dari pemerintah pusat dan kerjasama dengan pihak swasta sangat penting, Kami berharap proyek ini dapat segera direalisasikan demi kemajuan Bengkulu,” kata Bambang. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











