Foto: Peserta seleksi sedang melakoni pertandingan di Sasana Gulat PPLP Bumi Ayu Kota Bengkulu yang dipimpin wasit/juri Pengprov PGSI.(15/9/23) (foto/mangcek)
Elva Hartati: “Kesuksesan sulit diraih tanpa adanya disiplin.”
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Dua bulan menjelang babak prakualifikasi PON, Pengprov Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Bengkulu memulai seleksi daerah (selekda) mulai Jumat sore (15/9/23) yang berlangsung selama dua hari. Seleksi ini diadakan di Sasana Gulat, di lingkungan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar (PLPP) Bengkulu, Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Bumi Ayu, Kota Bengkulu.
Ketua Umum Pengprov PGSI Bengkulu, Elva Hartati, secara resmi membuka seleksi tersebut. Sebanyak 21 pegulat putra/putri yang merupakan binaan Pengprov PGSI dan dilatih oleh dua pelatih, yaitu Subki (pelatih kepala) dan Adi Zaktuah (asisten pelatih), serta serta dalam seleksi ini.
Foto: Ketua Pengprov PGSI Bengkulu, Elva Hartati foto bareng dengan pegulat yang mengikuti seleksi daerah yang dipentas Pengprov PGSI Bengkulu. 15/9/23. (foto/mangcek)
Elva Hartati, setelah membuka seleksi, mengungkapkan bahwa sebelum mereka mengikuti Pra PON, para atlet yang telah menjalani latihan akan mengikuti seleksi. Mereka yang lolos seleksi akan dipersiapkan untuk menghadapi Pra PON.
“Targetnya adalah lolos PON. Kami tidak hanya ingin lolos, tetapi juga meraih medali. Saya yakin para pegulat kami mampu mencapainya. Meskipun almarhum Edy Santoso tidak bersama kami lagi, prestasi emas yang telah beliau raih selama ini harus tetap kami lanjutkan,” ungkapnya anggota DPRI Dapil Bengkulu.
Elva menambahkan bahwa para atlet yang akan berlaga di Pra PON harus memiliki disiplin dan taat dalam menjalani latihan. “Kesuksesan sulit diraih tanpa adanya disiplin. Saya melihat bahwa jiwa disiplin anak-anak masih kurang. Bukti nyatanya, seleksi seharusnya dimulai pukul 16.00 WIB, namun masih ada beberapa atlet yang belum hadir,” jelas Elva.
Sementara itu, pelatih H. Subki, S.Sos, menjelaskan bahwa Pra PON cabang olahraga gulat akan berlangsung pada 5 hingga 9 November mendatang di Jakarta. Sebelum mengikuti Pra PON, dilakukan seleksi terlebih dahulu. Atlet yang lolos seleksi akan dipersiapkan untuk mengikuti program training camp (TC).
“Mengenai jumlah atlet yang akan kami kirim ke Pra PON, kami belum dapat kenyamanan. Karena harus mempertimbangkan kesiapan dan kematangan masing-masing atlet. Terlebih lagi, terdapat aturan dari KONI Pusat mengenai tiga kelas yang tidak akan dipertandingkan dalam Pra PON. Hal ini menjadi perhatian kami,” ungkap Subki.
Subki juga menambahkan bahwa tiga kelas yang tidak akan dipertandingkan adalah kelas 65 kg dan 63 kg gaya grego putra, serta kelas 61 kg gaya bebas putri. “Ketiga kelas ini menjadi andalan kita. Namun, karena aturan ini merupakan hak prerogatif dari KONI Pusat, kami akan mematuhinya,” tambah Subki. Dengan semangat ini, PGSI Bengkulu bertekad untuk memberikan yang terbaik pada Pra PON mendatang dan melanjutkan tradisi keberhasilan yang telah diciptakan sebelumnya. (**)
Bedah Buku ‘Prabowo: Politik Akal Sehat’ Warnai Diskursus Nasional Kantor-Berita.Com|| Diskursus politik nasional kembali mendapat warna baru melalui peluncuran dan bedah buku “Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung” yang digelar…
Tradisi Narik Pukek Masuk Kalender Event Tahunan Wajib di Kota Bengkulu Kantor-Berita.Com|| Pesisir pantai Kota Bengkulu berubah menjadi lautan manusia pada Minggu (8/2/2026). Sejak pagi hari, ratusan warga dari berbagai…
Pemkot Bengkulu Menargetkan Festival Yo Botoi-Botoi Masuk Kalender Agenda Nasional Kantor-Berita.Com|| Semangat kebersamaan masyarakat pesisir Bengkulu bergelora dalam gelaran Festival Yo Botoi-Botoi yang berlangsung meriah di kawasan Pasar Bengkulu, Minggu…
Ribuan Warga Ramaikan Yo Botoi-Botoi Festival di Pesisir Bengkulu Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kota Bengkulu resmi membuka Yo Botoi-Botoi Festival di kawasan pesisir pantai Kota Bengkulu atau dikenal sebagai Kota Tuo, Minggu…