Sekolah Gratis, Isapan Jempol. Wan Sui: Cerdaskan Kehidupan Bangsa Tanggung Jawab Negara

Jaring Asmara Masyarakat
Foto: Suimi Fales Anggota DPRD Provinsi Bengkulu.

Sekolah Gratis, Isapan Jempol. Wan Sui: Cerdaskan Kehidupan Bangsa Tanggung Jawab Negara 

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Banyak permasalahan mengemuka dalam kegiatan jaring asprasi masyarakat (asmara) yang dilakukan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Suimi Fales, SH, MH, di RM Pondok Bambu, Rabu (22/23).

Salah satu masalah tersebut yakni sekolah gratis di provinsi ini. Salah seorang dari audien memaparkan, sekolah gratis yang dijanjkan oleh pemerintah, hanya isapan jempol. Realita di lapangan, tidak terbukti.

Jaring Asmara Masyarakat
Foto: Acara jaring aspirasi masyarakat yang dilaksanakan anggota DPRD Provinsi Bengkulu Suimi Fales, di RM Pondok Bambu, Rabu (22/23). (foto/tarmandi)

Menanggapi persoalan ini anggota dewan yang akrab disapa Wan Sui itu mengungkapkan, bahwa dalam pembukaan UUD 45 itu sudah jelas bahwa negara bertanggung jawab mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Artinya tidak ada biaya/pungutan. Tapi dengan kondisi negara masih sulit, besaran anggaran 20 persen yang digelontorkan negara, dinilai sudah maksimal,” tambah Wan Sui, usai jaring Asmara, Rabu (22/23).

Bagian lain yang mengemuka pada jaring Asmara, soal banjir, sampah dan infrastruktur jalan. Dijelaskan Wan Sui, bahwa semua akumulasi yang disampaikan masyarakat itu, persoalannya anggaran.

“Terkait persoalan tersebut– saya sampaikan bahwa dari Pemerintah Provinsi Bengkulu sudah berusaha maksimal memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tetapi intinya, balik-balik pada anggaran. Karena, anggaran yang ada masih minim,” tegas politisi PKB ini.

Karena itu ujar dia, terkait masalah ini ayo sama-sama berjuang untuk mencari dana APBN melebihi porsi yang ada. “Dari hasil jaring asmara ini nanti akan kita sampaikan pada Pemprov Bengkulu,” jelas Wan Sui.(**)

Editor: (KB1) Share
Mangcek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *