Rapat Dinas Perhubungan Kota Bengkulu Fokus Atasi Inflasi: Subsidi dan Penertiban Terminal

Dishub Kota Bengkulu
Foto: Asisten II, Sehmi M.Pd (paling Kiri) pada saat membuka acara rakor lintas sektoral di dampingi oleh Kadishub Kota Bengkulu Hendri Kurnian, (Kanan) dalam rakor membahas strategi dan langkah-langkah pengendalian inflasi daerah, pada Jumat (26/1/24). (dok)

Rapat Dinas Perhubungan Kota Bengkulu Fokus Atasi Inflasi: Subsidi dan Penertiban Terminal

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Dalam rangka mengatasi permasalahan inflasi yang terjadi di sektor transportasi, Dinas Perhubungan Kota Bengkulu menyelenggarakan rapat untuk membahas strategi dan langkah-langkah pengendalian inflasi daerah. Rapat ini diadakan di ruang rapat Dishub dan dipimpin langsung oleh Asisten II, Sehmi M.Pd pada Jumat (26/1). Kehadiran berbagai pihak terkait, seperti PT Jasa Raharja Cabang Bengkulu, Perwakilan dari BPTD (Balai Pengelolaan Transportasi Darat) kelas III Bengkulu, Pihak Polresta Bengkulu, Organda Provinsi Bengkulu, Organda Kota Bengkulu, Pertanian Kota Bengkulu, dan Bagian Perekonomian, menunjukkan kerjasama lintas sektor dalam menghadapi tantangan ini.

Asisten II, Sehmi M.Pd, mengawali rapat dengan menyatakan bahwa langkah awal dalam mengendalikan inflasi melalui sektor transportasi adalah melakukan pendataan ulang terhadap angkutan umum dan angkutan kota. Pendataan ini akan difokuskan pada angkutan yang resmi terdaftar dan memiliki izin, dengan melibatkan Organda sebagai mitra strategis dalam proses ini. Upaya selanjutnya yang akan dilakukan adalah mengimplementasikan sistem By the Service (BTS) dalam layanan transportasi perkotaan. Dalam sistem ini, seluruh angkutan yang terdata akan diberikan subsidi operasional per satuan kilometer, sebagai bentuk dukungan dari pemerintah.

Dinas Perhubungan Kota Bengkulu
Foto: Rapat Lintas Sektoral membahas strategi dan langkah-langkah pengendalian inflasi daerah, rapat berlangsung di ruang rapat Dishub kota bengkulu pada Jumat (26/1/24).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu Hendri menegaskan, “Nanti kita akan bantu mencoba mengimprov dengan menggunakan sistem By the Service (BTS) yakni layanan transportasi perkotaan, Artinya nanti seluruh angkutan itu coba kita kumpulkan dan kita beri subsidi operasional, Per satuan kilometer itu ada subsidi dibantu pemerintah.”

Dalam konteks ini, keputusan untuk mengaktifkan kembali Terminal Panorama menjadi sebuah langkah strategis. Penertiban, termasuk parkir dan bongkar muat di sekitar Panorama, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pengendalian inflasi di sektor transportasi. Keputusan ini juga bertujuan untuk menciptakan keteraturan dan disiplin dalam operasional transportasi di kawasan tersebut.

BACA JUGA: Dinas Perhubungan Kota Bengkulu Identifikasi Jaringan Distribusi Pangan untuk Atasi Inflasi

Rapat yang berlangsung dengan suasana yang cukup santai ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk menyampaikan pandangan dan usulan masing-masing. Aspek-aspek seperti penataan terminal, regulasi parkir, dan pemberian subsidi menjadi fokus pembahasan. Pihak PT Jasa Raharja Cabang Bengkulu dan Perwakilan BPTD kelas III turut memberikan pandangan dan usaha-upaya yang dapat diambil untuk mengendalikan inflasi di Kota Bengkulu.

Kepala Cabang Jasa Raharja, Rio, menyampaikan pandangannya sekaligus memberikan kontribusi berupa usulan strategi pengendalian inflasi. Begitu juga dengan Dodi Efendi, Perwakilan BPTD kelas III, yang turut menyumbangkan ide dan usaha untuk memitigasi masalah inflasi di sektor transportasi. Organda Provinsi Bengkulu dan Organda Kota Bengkulu juga memberikan masukan yang berharga terkait pengendalian inflasi di sektor transportasi.

BACA JUGA: Tilang Untuk Pengendara Melanggar Aturan Parkir: Langkah Tegas untuk Ketertiban Lalu Lintas

Adanya kerjasama dan koordinasi antara pemerintah daerah, pihak kepolisian, perwakilan dari BPTD, dan pelaku usaha transportasi diwakili oleh Organda, menciptakan suatu sinergi yang diharapkan dapat menghasilkan solusi efektif dalam mengatasi masalah inflasi. Para pihak yang terlibat menunjukkan keseriusan dan komitmen untuk bekerja sama dalam upaya pengendalian inflasi di sektor transportasi di Kota Bengkulu.

Sehmi menekankan pentingnya penertiban dan perbaikan dalam sistem transportasi.

“Akan mengaktifkan kembali terminal panorama sehingga perlu adanya penertiban baik parkir dan bongkar muat di sekitar panorama,” ujarnya.

Rapat ini menandakan langkah awal yang positif dalam mengatasi permasalahan inflasi di sektor transportasi, dan kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat menjadi fondasi bagi solusi yang berkelanjutan. Tindakan konkret seperti pendataan ulang, pemberian subsidi, dan penertiban di terminal merupakan langkah-langkah strategis yang diharapkan dapat menciptakan dampak positif terhadap stabilitas harga di Kota Bengkulu. Selain itu, pengelolaan terminal sebagai pusat transportasi juga diharapkan dapat menjadi solusi terpadu untuk mengoptimalkan penggunaan fasilitas tersebut. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *