Putra Terbaik Bengkulu Utara, Pratu Anumerta Muhammad Fadli Gugur dalam Tugas Pamtas di Papua
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU UTARA – Kabar duka datang dari Kabupaten Bengkulu Utara dengan meninggalnya salah satu putra terbaiknya, Pratu Anumerta Muhammad Fadli. Beliau yang berasal dari Desa Kota Bani, Kecamatan Putri Hijau, menjadi korban penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Pratu Fadli adalah anggota TNI AD yang gugur di Pos Paro Satgas Pamtas Mobile Yonif R 411/PDW, Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Tragedi ini terjadi pada Kamis (30/11) sekitar pukul 16.00 WIB.
Pratu Anumerta Muhammad Fadli merupakan bagian dari satuan Batalyon 411 Jawa Tengah yang menjalankan tugas pengamanan di wilayah perbatasan. Pengabdian beliau di Pos Paro Satgas Pamtas Mobile menjadi pengorbanan nyata dalam menjaga keamanan dan keselamatan negara. Kecelakaan tragis ini memberikan dampak yang mendalam, terutama bagi keluarga yang ditinggalkan.
Bupati Bengkulu Utara, Ir.H Mian, turut menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga almarhum. Ia hadir di rumah duka untuk memberikan dukungan moral, serta mengirimkan doa agar almarhum diterima segala amal ibadahnya oleh Allah SWT.
“Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT serta khilafnya diampuni Allah SWT dan dipanggil dalam keadaan husnul khatimah, Kami berada di rumah duka untuk menyampaikan duka cita yang mendalam serta mengirimkan doa atas gugurnya Pratu Anumerta Muhammad Fadli.” ucap Bupati Mian dengan penuh haru, Minggu (02/12/23).
Kepulangan Pratu Fadli dalam keadaan gugur menjadi pukulan berat bagi keluarga dan juga masyarakat Bengkulu Utara. Semangat dan pengorbanannya diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengabdikan diri pada bangsa dan negara. Pendidikan, latihan, dan kesiapan mental menjadi hal yang krusial dalam menjalankan tugas di daerah konflik seperti Papua.
Selain itu, Bupati Mian juga menekankan pentingnya solidaritas dan dukungan antarwarga dalam menghadapi situasi sulit seperti ini. Dalam pernyataannya, beliau menyampaikan, “Kita harus bersatu, bersama-sama merasakan duka ini, dan memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan. Kejadian ini mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga keutuhan dan persatuan bangsa.”
Kepergian Pratu Anumerta Muhammad Fadli menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk merenungkan dan memperkuat tekad bersama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan negara. Semangat pengabdian yang dimiliki oleh almarhum diharapkan tetap membara di hati setiap warga negara.
Dengan adanya dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat, diharapkan keluarga yang ditinggalkan dapat untuk tabah dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Doa dan penghormatan terus mengalir kepada mendiang Pratu Anumerta Muhammad Fadli, semoga beliau mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan untuk melanjutkan perjalanan hidupnya. (**)
Editor: (KB1) Share
Mangcek











