Puskesmas di Kota Bengkulu Diberi Waktu 21 Hari untuk Lengkapi Dokumen BLUD

Puskesmas Kota Bengkulu
Puskesmas di Kota Bengkulu Diberi Waktu 21 Hari untuk Lengkapi Dokumen BLUD, (Ft/Ist).

Puskesmas di Kota Bengkulu Diberi Waktu 21 Hari untuk Lengkapi Dokumen BLUD

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Seluruh Puskesmas di Kota Bengkulu diberikan waktu 21 hari lagi untuk menyelesaikan lima dokumen penting sebagai syarat menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Hingga saat ini, belum ada satu pun puskesmas yang telah menyelesaikan dokumen tersebut sepenuhnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Joni Haryadi, menyampaikan bahwa dokumen-dokumen tersebut masih dalam proses penyusunan oleh masing-masing puskesmas. Joni menekankan pentingnya ketelitian dalam menyusun dokumen-dokumen ini, meskipun sudah ada yang hampir selesai, agar tidak terdapat kesalahan yang dapat menghambat proses pengajuan.

BACA JUGA: Pj Walikota Bengkulu Arif Gunadi Dorong Seluruh Puskesmas Jadi BLUD pada 2024

“Dokumen-dokumen ini masih dalam proses, Kita diberi waktu 30 hari sejak tanggal 10 Juni, Artinya paling lambat 10 Juli dokumen-dokumen ini harus sudah siap, atau setidaknya satu hari sebelum 10 Juli sudah selesai dan siap diusulkan,” jelas Joni.

Ada lima dokumen yang harus diselesaikan sebagai syarat utama untuk menjadi PPK BLUD (Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah) bagi puskesmas, yaitu:

  1. Rencana Strategis Bisnis (RSB)
  2. Standar Pelayanan Minimal (SPM)
  3. Pola Tata Kelola Puskesmas
  4. Laporan Keuangan
  5. Surat Pernyataan Kesanggupan

Joni Haryadi berharap tidak ada kendala yang signifikan sehingga puskesmas dapat menyelesaikan dokumen-dokumen ini tepat waktu, “Semoga semua berjalan lancar dan puskesmas dapat menyelesaikannya tepat waktu,” ujar Joni.

Sebelumnya, seluruh Kepala Puskesmas dan Kepala Tata Usaha dikumpulkan oleh Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, di ruang aula Dinas Kesehatan Kota Bengkulu. Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan surat pernyataan kesanggupan untuk menyelesaikan empat dari lima dokumen persyaratan PPK BLUD.

BACA JUGA: Kualitas Pelayanan Kesehatan Unggul: 20 Puskesmas Kota Bengkulu Siap Transformasi Menjadi BLUD

Rencana untuk menjadikan puskesmas sebagai BLUD sebenarnya sudah ada sejak tahun 2018. Namun, hingga saat ini, target tersebut belum terwujud. Oleh karena itu, tahun ini ditargetkan untuk menyelesaikan proses tersebut. Seluruh kepala puskesmas juga telah mengikuti pelatihan terkait BLUD di Yogyakarta untuk memahami syarat-syarat yang diperlukan.

Menjadi BLUD membawa banyak manfaat bagi puskesmas, antara lain fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, dan peningkatan efisiensi serta efektivitas operasional. Dengan status BLUD, puskesmas dapat mengelola pendapatan dan pengeluaran secara lebih mandiri, memungkinkan adanya inovasi dalam pelayanan kesehatan.

BACA JUGA: Asisten II Membuka Acara FGD Sinkronisasi Fungsi Pembinaan  Pemda Pada Tata Kelola BUMD Dan BLUD

Selain itu, BLUD dapat memberikan insentif bagi tenaga kesehatan dan mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kota Bengkulu. Ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah kota dan seluruh puskesmas, diharapkan semua dokumen dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar.

“Kami optimis bahwa seluruh puskesmas akan dapat menyelesaikan dokumen ini tepat waktu dan kita bisa segera mengusulkan status BLUD,” kata Joni. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *