Program GEMPALA Mulai Berbuah, Wali Kota: 2 Tahun Lagi Sudah Menghasilkan
Kantor-Berita.Com|| Program Gerakan Menanam Pohon Kelapa (GEMPALA) yang menjadi salah satu agenda prioritas Pemerintah Kota Bengkulu kini menunjukkan perkembangan menggembirakan. Sejumlah pohon kelapa yang ditanam sejak beberapa bulan lalu terlihat tumbuh subur, bahkan sebagian sudah mulai mengeluarkan putik pertama. Hasil ini menjadi bukti bahwa program penghijauan berbasis partisipasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjalan positif dan berada di jalur yang tepat.
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, bersama Wakil Walikota Ronny PL Tobing, menyambut baik perkembangan tersebut. Keduanya menilai, keberhasilan awal ini merupakan bukti keseriusan seluruh OPD dalam menanam, merawat, serta memastikan setiap pohon mendapat perhatian khusus. Upaya seperti pemupukan, penyiraman, hingga evaluasi kesehatan pohon dilakukan secara berkala.
||BACA JUGA: Wali Kota Dedy Tegaskan OPD Harus Jadi Teladan Kebersihan
“Alhamdulillah, beberapa pohon sudah mulai mengeluarkan putik. Ini perkembangan yang sangat baik dan menunjukkan bahwa kesungguhan teman-teman OPD telah membuahkan hasil,” ujar Walikota Dedy, Kamis (20/11).
Meskipun menunjukkan hasil positif, Walikota mengingatkan seluruh OPD agar tidak cepat puas dan tetap menjaga ritme kerja di lapangan. Ia menegaskan bahwa penghijauan kawasan Pantai Panjang merupakan proyek jangka panjang yang membutuhkan konsistensi.
||BACA JUGA: Gempala 10.000 Pohon Kelapa di Bengkulu Pecahkan Rekor MURI, Wali Kota Dedy: Sejarah Baru untuk Indonesia
“Saya tekankan kepada semua OPD, jangan mudah terlena. Perawatan harus terus dilakukan. Ini bukan pekerjaan seminggu atau sebulan, tapi komitmen jangka panjang,” tegas Dedy.
Dalam arahannya, Dedy meminta Dinas Pertanian untuk menjadi role model dalam pemeliharaan pohon kelapa. Sebagai instansi teknis, Dinas Pertanian diharapkan memberi contoh bagaimana pohon harus dipelihara agar tumbuh cepat, sehat, dan berbuah dalam waktu terbaik.
“Dinas Pertanian harus memberikan contoh nyata pohon yang tumbuh ideal. Nanti OPD lain tinggal mengikuti pola pemeliharaannya,” imbuh Dedy.
||BACA JUGA: Walikota Terapkan Program One OPD One Event Nasional, Dorong Bengkulu Jadi Kota Tujuan
Di balik program GEMPALA, pemerintah memiliki visi jangka panjang menjadikan kawasan Pantai Panjang tidak hanya rapi dan hijau, tetapi juga bernilai ekonomi. Penanaman ribuan pohon kelapa menjadi bagian dari strategi revitalisasi kawasan wisata sekaligus mitigasi abrasi pesisir.
Menurut Dedy, keberadaan pohon kelapa di sepanjang garis pantai akan menghadirkan lanskap alami yang indah, memberi kesan tropis, dan meningkatkan daya tarik pariwisata. Di sisi lain, buah kelapa dan produk turunannya berpotensi dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.
“Target kita, dalam 2–3 tahun ke depan GEMPALA sudah bisa menghasilkan. Baik untuk keindahan kawasan, maupun manfaat ekonominya. Kelapa itu bernilai, mulai dari airnya, daging, sabut, hingga daunnya,” jelas Dedy.
||BACA JUGA: Wali Kota Pastikan 10.000 Pohon Kelapa Dirawat Hingga Tumbuh, Disiapkan Jadi Wisata Kelas Dunia
Ia menambahkan bahwa hasil panen bisa dikelola oleh masyarakat sekitar atau kelompok usaha kecil sehingga memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.
Dalam evaluasi lapangan, masih ditemukan beberapa pohon yang tidak berhasil tumbuh optimal. Menanggapi hal tersebut, Walikota Dedy meminta agar setiap pohon yang mati segera diganti dengan bibit baru. Langkah ini dinilai penting agar tidak ada celah yang menghambat target jangka panjang program GEMPALA.
“Kalau ada yang mati, langsung diganti. Jangan biarkan kosong. Program ini harus berjalan terus supaya target bisa tercapai,” Ucap Dedy.
Ia juga meminta OPD untuk melakukan pemantauan berkala, melaporkan perkembangan, dan melakukan penyisipan pohon setiap bulan bila diperlukan. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











