PMI Kota Bengkulu Gelar Coffee Morning Bersama Media Perkuat Kerja Sama Misi Kemanusiaan
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bengkulu menggelar acara Coffee Morning bersama insan pers pada Jumat, (16/8/24), di Hotel Sinar Sport. Acara ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam mendukung misi kemanusiaan di Kota Bengkulu, dengan tema “Wujudkan Kerja Sama yang Baik dalam Mendukung Misi Kemanusiaan”.
Zaky Antoni, Ketua Panitia acara, menekankan pentingnya sinergi antara PMI dan media. Ia menyampaikan bahwa agar tugas-tugas PMI dapat berjalan lebih baik, dukungan dan kerjasama dari insan pers sangatlah diperlukan. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan mengedukasi masyarakat tentang berbagai misi kemanusiaan yang dijalankan oleh PMI.
“PMI membutuhkan sinergi yang kuat dengan para insan pers untuk memastikan bahwa informasi tentang kegiatan dan kebutuhan PMI dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujar Zaky Antoni.
Ketua PMI Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menjelaskan bahwa acara Coffee Morning ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama antara PMI dan media dalam upaya mendukung misi kemanusiaan. Salah satu fokus utama adalah pemenuhan kebutuhan darah di Kota Bengkulu, yang masih menjadi tantangan besar.
BACA JUGA: Wawali Dedy Wahyudi Memimpin Apel Siaga Perayaan HUT PMI ke-78
PMI Kota Bengkulu membutuhkan sekitar 1.200 kantong darah setiap bulan, namun saat ini hanya mampu menyediakan 800-900 kantong. Kekurangan ini memerlukan perhatian serius, dan Dedy berharap media dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah.
”Kami meminta bantuan para jurnalis untuk menyebarkan informasi dan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya mendonorkan darah, Di kota-kota besar donor darah sudah menjadi bagian dari gaya hidup, dan kami berharap di Bengkulu juga demikian,” tambah Dedy Wahyudi.
Dedy Wahyudi juga menyoroti tingginya kebutuhan darah di Bengkulu, terutama untuk pasien thalassemia. Setiap minggu, seorang anak dengan thalassemia membutuhkan sekitar empat kantong darah. Di Bengkulu, terdapat sekitar 150 orang yang terdiagnosis dengan penyakit ini, sehingga kebutuhan darah untuk mereka sangatlah tinggi.
“Banyak anak di Bengkulu yang menderita thalassemia, dan mereka membutuhkan darah secara rutin, Ini menjadi tantangan besar yang harus kita hadapi bersama, bukan hanya oleh PMI,” jelas Dedy.
BACA JUGA: Siap Sukseskan Program Sedekah Darah PMI & Polresta MoU
Dalam kesempatan ini, Dedy Wahyudi juga mengajak para awak media dan konten kreator untuk berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya donor darah. Ia menekankan bahwa tantangan pemenuhan kebutuhan darah ini adalah tanggung jawab bersama, dan media memiliki peran strategis dalam menyebarkan pesan-pesan kemanusiaan.
“Kami sangat berharap para awak media dan konten kreator dapat membantu menggugah kesadaran masyarakat agar lebih banyak yang mau mendonorkan darah, Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Dedy Wahyudi.
Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama para awak media. Diskusi ini membahas berbagai strategi yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang donor darah dan bagaimana media dapat berperan lebih aktif dalam mendukung misi kemanusiaan PMI.
BACA JUGA: Gubernur Rohidin Dorong PMI Bengkulu Bertransformasi Menjadi Klinik Pratama
PMI Kota Bengkulu juga memberikan informasi kepada masyarakat tentang cara mendapatkan akses darah atau melakukan donor darah. Salah satu caranya adalah melalui situs web https://caridarah.com/, di mana masyarakat dapat mencari informasi terkait ketersediaan darah dan prosedur donor.
“Jika masyarakat Bengkulu membutuhkan darah atau ingin mendonorkan darah, mereka bisa mengakses https://caridarah.com/ Silakan buka link tersebut untuk informasi lebih lanjut,” ujar Dedy Wahyudi. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: Tim











