Pertamina Bengkulu Gencar Lakukan Perbaikan Fasilitas Pipa Distribusi di Depo BBM Pulau Baai
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Pertamina Bengkulu kini tengah gencar melakukan perbaikan dan pemeliharaan pada fasilitas perpipaan distribusi di Depo BBM Pulau Baai Bengkulu. Langkah ini diambil setelah adanya dugaan kebocoran pipa bawah laut yang terjadi akibat tertabrak tongkang beberapa waktu lalu. Senior Communication Pertamina Petra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Haris Yanuanzah, menyampaikan informasi ini pada Sabtu (7/6), menjelaskan upaya yang telah dilakukan sejak insiden tersebut.
Sejak insiden tongkang yang terjadi pada Minggu (2/6) dan Senin (3/6), Pertamina langsung berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengevakuasi tongkang pada Selasa (4/6). Haris Yanuanzah menjelaskan, “Kondisi di Pertamina saat evakuasi tongkang kemarin sudah lancar, Pas evakuasi itu hari Selasa, jadi tongkang sudah ditarik oleh pemilik kapal,” saat konferensi pers di Media Center Pemerintah Provinsi Bengkulu.
BACA JUGA: Kebocoran Pipa Pertamina di Pelabuhan Pulau Baai: Stok BBM di Bengkulu Tetap Aman
Untuk memastikan kondisi pipa, tim penyelaman diturunkan untuk pemeriksaan lanjutan. Mereka melakukan pemeriksaan visual dan serangkaian tes untuk mengidentifikasi kerusakan dan melokalisir area sekitar agar dampaknya tidak meluas.
“Saat ini kami sedang melakukan Perbaikan fasilitas pipa dan pemeliharaan untuk memitigasi agar tidak berdampak lebih luas, Pada prinsipnya, progres berjalan baik, Krusialnya adalah pada saat ada tongkang itu saja,” tambah Haris.
Pertamina terus melakukan normalisasi fasilitas perpipaan dengan melakukan berbagai tes, termasuk tes pneumatik yang menggunakan udara bertekanan untuk memastikan keandalan pipa. Dari serangkaian tes yang telah dilakukan, hasilnya positif namun masih akan ada pengujian lanjutan dalam beberapa hari ke depan.
BACA JUGA: Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman di Bengkulu Menjelang Idul Adha 1445 H
“Progresnya sudah dilakukan tes pneumatik untuk memastikan keandalan di pipa kami, Dan hasilnya positif, berarti aman,” ujar Haris.
Selain tes pneumatik, pemantauan gelembung saat tes juga menunjukkan hasil positif. Pertamina optimis bahwa perbaikan ini dapat segera diselesaikan sehingga pengiriman pasokan BBM melalui jalur laut bisa kembali dilakukan dalam waktu dekat di Depo Pertamina Pulau Baai.
Pertamina terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu, khususnya dengan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), untuk memastikan progres perbaikan di lapangan berjalan lancar. Kepala ESDM Provinsi Bengkulu, Donni Swabuana, mengungkapkan bahwa dari hasil rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, proses perbaikan ini ditargetkan tuntas sekitar tanggal 12 Juni 2024.
Donni Swabuana menjelaskan bahwa dari hasil koordinasi terakhir dengan Tim Teknis Pertamina Bengkulu, tiga pipa submarine (pipa alir BBM) yang terdiri dari pipa untuk avtur, pipa untuk gasoline (pertalite dan pertamax), dan pipa untuk bio solar serta dexlite, menunjukkan perkembangan positif. Pipa untuk avtur sudah dinyatakan solid, sementara pipa untuk gasoline dan bio solar masih dalam proses perbaikan.
“Mereka menyampaikan kalau memang ada kebocoran di pipa gasoline, pipa avtur bisa digunakan untuk gasoline, Tapi proses ini memerlukan waktu karena harus dibersihkan terlebih dahulu mengingat karakter BBM yang berbeda,” terang Donni Swabuana. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











