Foto: Buapti Bengkulu Utara Ir. H Mian Dalam Memperingati Hari Guru Nasional Memberikan Tanda Cinderamata kepada Para Guru di Bengkulu Utara yang telah mengabdikan dirinya serta mendidik anak-anak hingga berprestasi. Kamis (30/11/23).
Peringatan HGN 2023: Bupati Bengkulu Utara Apresiasi Peran Guru sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU UTARA – Bupati Bengkulu Utara, Ir. H. Miam, memimpin sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2023. Upacara bendera ini diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara untuk memberikan penghargaan kepada para guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Kemumu, Kecamatan Armajaya pada tanggal 30 November 2023.
Dalam sambutannya, Bupati Ir. H. Miam menyampaikan penghargaan dan penghargaan kepada seluruh guru yang dengan gigih berkontribusi sebagai agen perubahan di dunia pendidikan. Mereka dianggap sebagai pahlawan tanpa tanda jasa yang turut berkontribusi dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa.
Foto: Setelah Upacara Puncak Peringatan HGN 2023 Bupati Bengkulu Utara Apresiasi Peran Guru sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Forkominda bersama Pemerintah Bengkulu Utara serta para Guru mengabadikan sesi foto bersama, Upacara HGN 2023 dilaksanakan di Lapangan Kemumu, Kecamatan Armajaya pada hari Kamis (30/11/23).
Bupati Bengkulu Utara, Ir. H. Miam, dalam amanatnya menekankan peran penting guru sebagai nahkoda yang membimbing kapal merdeka belajar. Tema Hari Guru Nasional tahun ini, “Bergerak Bersama Rayakan Merdeka Belajar,” yang diusung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, menggambarkan semangat kolaborasi dan kebersamaan dalam mewujudkan pendidikan yang merdeka.
“Ibu Bapak guru di seluruh Indonesia, kami yakin dan optimis dengan sangat kuat bahwa ibu bapak guru sebagai nahkoda tidak akan mengubah arah kapal merdeka belajar,” ujar Bupati Ir. H.Miam. Pernyataannya mencerminkan keyakinan bahwa para guru memiliki peran sentral dalam mencapai tujuan merdeka belajar yang diinginkan.
Bupati juga menyoroti pencapaian pada tahun pertama merdeka belajar, di mana ujian nasional berhasil dihapuskan. Keputusan ini diambil sebagai bentuk kepercayaan kepada guru untuk menilai hasil belajar murid secara lebih holistik dan kreatif.
“Pada tahun pertama dimulai merdeka belajar kita sudah menghapus Ujian Nasional juga memberikan kepercayaan kepada para guru untuk menilai belajar murid” Ujarnya, Hal ini menunjunakn komitmen untuk memberikan kebebasan kepada guru dalam menilai dan membimbing peserta didik.
Acara ini juga dibawakan oleh Ketua PKK Bengkulu Utara, Ny. Hj. Eko Kurnia Ningsih Mian, Forkopimda Bengkulu Utara, perwakilan ketua PGRI Provinsi, Ketua Bawaslu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, Asisten 1 dan 2, Kepala SKPD, serta jajaran guru. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan dan perhatian terhadap peran guru dalam mencetak generasi penerus yang unggul dan berkarakter.
Melalui peringatan Hari Guru Nasional, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara berupaya meningkatkan apresiasi dan motivasi bagi para guru dalam menjalankan tugas mulianya. Semangat “Bergerak Bersama Rayakan Merdeka Belajar” diharapkan dapat menjadi pendorong semangat dalam mencapai perubahan positif di dunia pendidikan. (**)
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…
BLT Tiga Bulan Disalurkan, Warga Pulau Panggung Terima Bantuan Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Pulau Panggung, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga penerima manfaat pada…
Tim Gabungan Amankan Tahanan Kabur di Pontianak Kantor-Berita.Com|| Upaya pelarian seorang tahanan dari proses hukum di Kejaksaan Negeri Pontianak akhirnya berakhir. Setelah sempat buron selama tiga hari, tersangka bernama Apriadi…