Foto: Masyarakat Desa Tanjung Dalam pada saat menggelar acara Tradisi Maulid Nabi Sarafal Anam seni budaya Lembak, Pada hari Selasa, (17/9/24), (Ft/Ist).
Perayaan Maulid Nabi di Desa Tanjung Dalam: Tradisi Sarafal Anam dan Pelestarian Budaya Lokal
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU TENGAH|| Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal 1446 H atau bertepatan dengan 17 September 2024, di Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Pondok Kubang, Kabupaten Bengkulu Tengah, selalu menjadi momen istimewa bagi masyarakat setempat. Setiap tahun, acara ini digelar dengan meriah, melibatkan seluruh lapisan masyarakat desa. Tradisi perayaan Maulid Nabi ini sudah berlangsung secara turun-temurun dan menjadi bagian dari budaya lokal yang terus dipertahankan hingga kini.
Kepala Desa Tanjung Dalam, Bambang Setiawan, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Menurutnya, acara tersebut bukan hanya sebagai bentuk perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai upaya melestarikan seni dan budaya lokal yang kaya akan nilai-nilai positif.
Foto: Tampak Para Pemuda Desa Tanjung Dalam mengikuti acara Perayaan Maulid Nabi, pada hari Selasa, (17/9/24), (Ft/Ist).
“Tradisi ini tidak hanya penting untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sarana untuk memperkuat ikatan sosial, meningkatkan keimanan, serta melestarikan seni dan budaya lokal,” ungkap Bambang.
Salah satu bentuk seni budaya yang selalu ditampilkan dalam perayaan Maulid Nabi di Desa Tanjung Dalam adalah Sarafal Anam, seni musik tradisional khas daerah Lembak yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Sarafal Anam merupakan perpaduan seni musik dan pembacaan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Seni ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga sarana dakwah yang efektif untuk menyebarkan nilai-nilai Islam, khususnya kepada generasi muda.
Kepala Desa menambahkan bahwa perayaan ini juga menjadi momen penting bagi masyarakat desa untuk terus melestarikan budaya lokal, “Perpaduan antara kegiatan keagamaan dan seni budaya seperti Sarafal Anam sangatlah bermanfaat, Dengan melibatkan banyak pihak, terutama generasi muda, kita berharap budaya ini terus dipelajari dan dilestarikan setiap tahunnya,” ujarnya Bambang.
Perayaan Maulid Nabi di desa ini menjadi metode efektif untuk meningkatkan semangat keagamaan masyarakat, khususnya dalam mempererat hubungan dengan masjid. Melalui daya tarik seni dan cerita Maulid Nabi yang dibacakan dari kitab Maulid, generasi muda semakin antusias mendatangi masjid. Mereka terlibat langsung dalam berbagai kegiatan yang diadakan selama perayaan, seperti pembacaan doa, pengajian, hingga pembacaan syair-syair Sarafal Anam. Hal ini memperkuat hubungan spiritual masyarakat dengan agama, sekaligus menjadi ajang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan ini juga menjadi momen penting bagi masyarakat untuk berdoa bersama demi keselamatan desa, bangsa, dan negara. Doa-doa yang dipanjatkan tidak hanya ditujukan untuk keselamatan pribadi, tetapi juga untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
“Melalui perayaan Maulid Nabi, kita berdoa bersama untuk keselamatan dan kemakmuran Desa Tanjung Dalam serta seluruh masyarakatnya,” ungkap Bambang Setiawan.
Perayaan Maulid Nabi juga menjadi ajang silaturahmi yang mempererat hubungan sosial antarwarga. Seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, berkumpul di masjid untuk bersama-sama merayakan momen keagamaan ini. Kesenjangan sosial dihilangkan dalam suasana kebersamaan yang hangat. Tidak ada perbedaan antara yang kaya dan miskin, tua dan muda; semua bersatu dalam kebersamaan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Pada akhir acara, masyarakat berkumpul untuk makan bersama dengan beragam hidangan yang dibawa dari masing-masing rumah. Tradisi makan bersama ini menjadi simbol solidaritas dan kebersamaan masyarakat Desa Tanjung Dalam.
“Setiap rumah membawa makanan yang berbeda, namun semua dapat menikmati bersama tanpa memandang perbedaan, Inilah nilai sosial yang sangat penting dalam perayaan ini,” jelas Kades Bambang.
Selain memiliki nilai religius dan sosial, perayaan Maulid Nabi di Desa Tanjung Dalam juga menjadi sarana untuk melestarikan dan menumbuhkan semangat generasi muda dalam mempelajari seni dan budaya lokal. Salah satu warisan budaya yang terus dipertahankan adalah seni Sarafal Anam. Kesenian ini sangat digemari oleh masyarakat, terutama para pemuda, yang selalu bersemangat untuk tampil dalam perayaan Maulid Nabi.
Bambang Setiawan berharap, melalui perayaan ini, seni Sarafal Anam dapat terus dipelajari oleh generasi muda dan dilestarikan untuk masa depan, “Setiap tahun, generasi muda desa ini selalu bersemangat untuk belajar dan tampil dalam seni Sarafal Anam, Kami berharap, semangat ini terus ada sehingga seni budaya lokal ini tidak hilang ditelan zaman,” ujar Bambang.
Sarafal Anam sendiri merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Lembak, dan melalui perayaan Maulid Nabi, seni ini mendapatkan ruang untuk terus berkembang dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Hal ini tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi cara efektif untuk memperkenalkan budaya daerah kepada generasi muda, sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap warisan leluhur. (**)
BLT Dana Desa Padang Serasan Cair, Warga Terima Rp1,5 Juta Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Padang Serasan, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada warga…
Musdes Air Putih Salurkan BLT Sekaligus Dimulainya Pembangunan Desa Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Air Putih, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) yang dirangkai dengan penyaluran Bantuan Langsung…
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…