Foto: Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Armed Wijaya dan Penjabat walikota bengkulu Arif Gunadi, Jumat. (6/10/23).
Penjabat Walikota Silahtuhrahmi Kepada Kapolda Bengkulu: Sinergi Pemerintah Daerah dan Kepolisian untuk Keamanan
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Penjabat Walikota Bengkulu, Arif Gunadi, bersama dengan Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Medy Pebriansyah dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Joni Haryadi, mengadakan pertemuan istimewa dengan Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Drs Armed Wijaya, MH, pada Jumat (6/10). Pertemuan ini tidak hanya menjadi perbincangan biasa, tetapi juga sebuah langkah penting dalam membangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam upaya menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat di Kota Bengkulu.
Pertemuan silaturahmi dan audiensi ini berlangsung di ruang kerja Kapolda Bengkulu, menunjukkan tingkat kepentingan yang tinggi dalam pembahasan mereka. Walikota Arif menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk bekerja sama dalam rangka pembangunan dan menjaga situasi keamanan di wilayah Bengkulu.
Foto: Pertemuan Penjabat Walikota Bengkulu Arif Gunadi dan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Armed Wijaya Di dampingi oleh Plt Sekretaris Daerah Medy Pebriansyah juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Joni Haryadi, Pertemuan berlangsung di ruangan Kapolda Bengkulu pada hari jumat, (6/10/23).
Arif Gunadi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan menguntungkan bagi warga Bengkulu. “Kami percaya bahwa bekerja sama dengan Polri adalah langkah yang tepat untuk menjaga perdamaian masyarakat dan mencapai pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Arif.
Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Drs Armed Wijaya, MH, dengan tegas menyatakan dukungannya terhadap upaya ini. Menurutnya, peran Polri adalah melindungi, mengayomi, mengabdi pada masyarakat, dan menegakkan hukum. “Kami selalu siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Bengkulu,” kata Kapolda.
Dalam pembicaraan mereka, Arif Gunadi dan Kapolda Armed Wijaya juga menyoroti fungsi preventif, preemtif, dan refresif dalam menjaga keamanan. Fungsi preventif bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan sejak dini, sementara fungsi preemtif fokus pada tindakan pencegahan ketika potensi gangguan muncul, dan fungsi refresif adalah penegakan hukum yang tegas ketika diperlukan.
Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk membahas berbagai isu terkait keamanan di Kota Bengkulu. Mereka membahas langkah-langkah konkret yang dapat diambil untuk mengatasi berbagai tantangan yang mungkin timbul. Dalam semangat kolaborasi dan komitmen yang tinggi, mereka berencana untuk mengembangkan program-program keamanan yang lebih efektif dan responsif sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Selain itu, Pertemuan antara Arif Gunadi, Kapolda Armed Wijaya, dan pejabat daerah lainnya juga menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan kepolisian adalah kunci dalam menjaga keamanan dan izin masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, mereka yakin bahwa Kota Bengkulu akan menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warganya.
Di akhir pertemuan, Arif Gunadi dan Kapolda Armed Wijaya sepakat untuk terus menjalin komunikasi yang baik dan bekerja sama secara aktif dalam rangka mencapai tujuan bersama.Dengan fokus pada sinergi bahwa Bengkulu akan menjadi contoh yang sukses dalam menciptakan kota yang aman dan kondusif untuk semua.(**)
Tradisi Narik Pukek Masuk Kalender Event Tahunan Wajib di Kota Bengkulu Kantor-Berita.Com|| Pesisir pantai Kota Bengkulu berubah menjadi lautan manusia pada Minggu (8/2/2026). Sejak pagi hari, ratusan warga dari berbagai…
Pemkot Bengkulu Menargetkan Festival Yo Botoi-Botoi Masuk Kalender Agenda Nasional Kantor-Berita.Com|| Semangat kebersamaan masyarakat pesisir Bengkulu bergelora dalam gelaran Festival Yo Botoi-Botoi yang berlangsung meriah di kawasan Pasar Bengkulu, Minggu…
Ribuan Warga Ramaikan Yo Botoi-Botoi Festival di Pesisir Bengkulu Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kota Bengkulu resmi membuka Yo Botoi-Botoi Festival di kawasan pesisir pantai Kota Bengkulu atau dikenal sebagai Kota Tuo, Minggu…
Izin Petasan Imlek di Pontianak Dikritik Bela Negara Kantor-Berita.Com|| Kebijakan Pemerintah Kota Pontianak yang memperbolehkan pembakaran petasan dan kembang api dalam perayaan Imlek dan Cap Go Meh menuai sorotan. Ketua…