Pemkot Bengkulu Tangani Cepat Penderita Kanker Viral, Bukti Layanan Tanpa Batas Wilayah

Penanganan Cepat Penderita Kanker
Foto: Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang pada saat melihat langsung viralnya kabar seorang perempuan penderita kanker bernama Santi, yang menetap di wilayah Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, (pada sabtu, (19/7/25), (Ft/Ist).

Pemkot Bengkulu Tangani Cepat Penderita Kanker Viral, Bukti Layanan Tanpa Batas Wilayah

Kantor-Berita.Com, Kota Bengkulu|| Pemerintah Kota Bengkulu kembali menunjukkan kepedulian dan respon cepat terhadap warganya, bahkan kepada mereka yang bukan penduduk asli kota. Tindakan sigap ini ditunjukkan oleh Dinas Sosial Kota Bengkulu (Dinsos) menyusul viralnya kabar seorang perempuan penderita kanker bernama Santi, yang menetap di wilayah Kelurahan Betungan, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.

Kisah Santi yang menyentuh hati masyarakat tersebar luas melalui media sosial, membuat warganet mempertanyakan keberadaan dan kepedulian pemerintah setempat. Meskipun diketahui bahwa Santi sebenarnya merupakan warga Desa Bajak I, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, namun keberadaannya yang sedang mengontrak di wilayah Kota Bengkulu membuat masyarakat menduga ia adalah warga kota yang terabaikan oleh pemerintah.

BACA JUGA: HGU PT BRI Berakhir Sejak 2017, Tujuh Desa Minta Pengelolaan Lahan Dialihkan ke Masyarakat

Merespons cepat situasi tersebut, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing langsung menginstruksikan jajaran Dinas Sosial untuk melakukan tindakan lapangan dan memastikan Santi mendapat penanganan yang layak.

Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, tidak tinggal diam. Bersama tim dari Dinsos, ia langsung menuju kediaman kontrakan Santi di Kelurahan Betungan untuk melakukan pendataan dan koordinasi lebih lanjut.

BACA JUGA: Pemkot dan Polda Bengkulu Revitalisasi Taman Pantai Zakat Jadi Pusat Seni Budaya Mingguan

“Kami segera menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial, Setelah kami konfirmasi, benar bahwa ibu Santi sedang menderita penyakit kanker dan membutuhkan pertolongan medis,” jelas Sahat.

Kunjungan tersebut bukan hanya untuk observasi, tetapi juga langsung ditindaklanjuti dengan upaya pengobatan dan penanganan medis lanjutan.

Melihat kondisi Santi yang membutuhkan perawatan segera, Sahat Situmorang bersama suami Santi, Ajisman, mengambil inisiatif untuk membawa pasien langsung ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD M. Yunus Bengkulu.

BACA JUGA: Kota Bengkulu Catat 274 Inovasi di IGA 2025, Target Tembus 3 Besar Nasional

“Kami mengupayakan agar penanganan medis dilakukan secara cepat dan tepat, Kami tidak memandang status kependudukan, yang terpenting saat ini adalah menyelamatkan nyawa dan memberikan hak dasar berupa layanan kesehatan kepada yang membutuhkan,” tambah Sahat.

Tindakan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat, termasuk dari pihak keluarga. Santi kini telah dirawat secara intensif oleh tim medis RSUD M. Yunus, dan kondisi kesehatannya terus dipantau dengan serius.

Dinas Sosial Kota Bengkulu juga langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah agar proses pelayanan terhadap Santi tidak terputus. Sahat telah menghubungi pihak Dinas Sosial Kabupaten serta perangkat desa asal Santi untuk memastikan bahwa hak-haknya sebagai warga juga diperhatikan oleh pemerintah daerah asal.

BACA JUGA: Pemkab Kepahiang Intensifkan Lobi Pusat Demi Percepatan Pembangunan Daerah

“Kami sudah hubungi pihak Pemkab Benteng untuk menyampaikan kondisi Santi, Harapannya ke depan, ada sinergi lintas kabupaten dalam memberikan perlindungan sosial kepada warga,” terang Sahat. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *