Foto: Kepala BKKBN RI, dr. Hasto Wardoyo pada saat menyerahkan dana DAK non Fisik kepada Kadis DP3AP2KB Kota Bengkulu Hj. Dewi Dharma, penyerahan secara simbolis, pada hari Rabu, (8/5/24).
Pemkot Bengkulu Diminta Sebagai Narasumber dalam Raker Mendatang Terkait Penurunan Stunting
KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Pada acara Rapat Kerja Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting yang diadakan di Provinsi Bengkulu pada hari Rabu, 8 Mei 2024, Pemerintah Kota Bengkulu menerima permintaan dari peserta untuk menjadi salah satu narasumber di acara mendatang. Hal ini disampaikan oleh Ketua TP PKK Bengkulu Selatan, Lena Gusnan, mengingat prestasi Kota Bengkulu dalam menurunkan prevalensi stunting.
Di acara tersebut, ada lima narasumber yang dipilih untuk memberikan materi terkait stunting, termasuk Ketua Satgas Stunting Provinsi Bengkulu, Yusran Fauzi, dan Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu, Yuliswani. Namun, tidak satupun narasumber yang berasal dari Pemerintah Kota Bengkulu, meskipun kota tersebut telah berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan.
Foto: Acara Rapat Kerja Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting, sekaligus pembagian Dana DAK Non Fisik dan Fisik, acara di hadiri oleh Wakil Kepala Daerah Se-provinsi Bengkulu, acara berlangsung pada hari Rabu, (8/5/24).
“Kita semua tahu bahwa Kota Bengkulu telah berhasil menurunkan prevalensi stunting menjadi 6,2 persen, Saya pikir akan sangat bermanfaat jika di acara mendatang kita bisa mendengar langsung dari mereka tentang strategi dan metode yang mereka gunakan,” ujar Lena Gusnan.
Mendukung usulan tersebut, Yusran Fauzi juga menyatakan bahwa Kota Bengkulu patut diapresiasi dan dijadikan contoh oleh kabupaten lain mengenai keberhasilannya dalam menurunkan angka stunting.
“Kami akan meminta Ibu Dewi, Kadis DP3AP2KB Kota Bengkulu, untuk bersiap menjadi narasumber di kesempatan berikutnya,” ujar Yusran.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat penting termasuk Kepala BKKBN RI, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), Wakil Gubernur Rosjonsyah, para Bupati, Danrem 041/Gamas, Kapolda Bengkulu, serta para kepala dinas se-Provinsi Bengkulu dan ketua TP PKK se-Provinsi Bengkulu.
Dalam sambutannya, dr. Hasto Wardoyo menekankan pentingnya penanganan stunting sebagai bagian dari persiapan Indonesia menghadapi bonus demografi.
“Kita perlu waspada karena kualitas SDM kita harus tinggi, Stunting harus kita cegah karena akan mempengaruhi kualitas generasi mendatang,” ujar Hasto.
Hasto juga mengapresiasi upaya Kota Bengkulu yang telah menggunakan pendekatan inovatif seperti bantuan gizi dari BazNas dan meminta peningkatan penggunaan kontrasepsi.
Acara tersebut juga diisi dengan penandatanganan MoU antara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu dengan berbagai organisasi dan lembaga, serta pemberian penghargaan dalam beberapa kategori termasuk pengelolaan aplikasi SIGA dan klinik swasta terbaik.
Selain itu, dilakukan penyerahan Dana Alokasi Khusus (DAK) Sub bidang KB dengan total lebih dari Rp 6 miliar untuk Kota Bengkulu, yang akan digunakan untuk mendukung upaya penurunan stunting, termasuk kegiatan pemantauan dan penyuluhan di lapangan.
“Dana yang kita salurkan ini diharapkan bisa digunakan untuk mendukung tim pendamping keluarga dalam usaha mereka bekerja di lapangan,” tutup Hasto, menyoroti pentingnya dana tersebut dalam mendukung upaya pengurangan stunting dan meningkatkan kualitas hidup keluarga di Bengkulu. (**)
Sukses Jadi Tuan Rumah Event Voli Asia, FPPI Kalbar Minta Transparansi Anggaran Kantor-Berita.Com, Pontianak|| Keberhasilan Kalimantan Barat menjadi tuan rumah sejumlah kejuaraan bola voli berskala nasional hingga internasional dalam dua…
Sering Dilanda Genangan, Desa Sukaraja Usulkan Pembangunan Saluran Irigasi Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan saluran…
Budaya Gotong Royong Tetap Hidup, Warga Sukaraja Bersihkan Lingkungan Masjid Kantor-Berita.Com|| Semangat gotong royong masih menjadi budaya yang terus dijaga masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan. Hal itu…
LPHB Bongkar Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Kota Bengkulu, Minta Audit Menyeluruh Kantor-Berita. Com|| Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu menuai sorotan. Direktur Eksekutif…