Foto: Asisten III H. Hendarsyah, S.IP, MT saat melepas 34 Peserta Ikuti Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi Bengkulu 2023, di halaman Kantor Bupati seluma pada hari senin, (6/11/23).
Pemkab Seluma Utus 34 Peserta Ikuti Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi Bengkulu 2023
KANTOR-BERITA.COM, SELUMA – Asisten Pemerintahan dan Kesra, H. Hendarsyah, S.IP, MT, yang mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, memimpin acara pelepasan peserta Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Bengkulu tingkat SD dan SMP tahun 2023. Acara ini berlangsung pada hari Senin, 6 November 2023, di halaman Kantor Bupati Seluma.
Sebanyak 34 peserta, terdiri dari 24 siswa tingkat SD dan SMP serta 10 pendamping, telah siap untuk mengikuti Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi yang akan berlangsung dari tanggal 6 hingga 8 November 2023 di Asrama Haji Bengkulu. Mereka akan berkompetisi dalam beberapa lomba dialek Bahasa Serawai, Rejang, dan Bahasa Bengkulu.
Foto: Asisten III H. Hendarsyah, S.IP, MT saat melepas 34 Peserta Ikuti Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi Bengkulu 2023, di halaman Kantor Bupati seluma pada hari senin, (6/11/23).
Lomba ini menjadi ajang untuk mempromosikan dan melestarikan bahasa daerah, serta menggali potensi kreativitas peserta dalam berbagai aspek bahasa dan budaya. Para peserta akan bersaing dalam berbagai mata lomba yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan mereka, baik tingkat SD maupun SMP.
Bagi peserta tingkat SD, mereka akan mengikuti beberapa mata lomba seperti menulis dan membaca puisi berbahasa daerah, mendongeng berbahasa daerah, berpidato berbahasa daerah, dan menulis serta membaca Aksara Ulu. Ini adalah upaya untuk mendorong siswa SD untuk mengembangkan kemampuan berbahasa daerah mereka.
Sementara itu, peserta tingkat SMP akan bersaing dalam mata lomba menulis cerpen berbahasa daerah, komedi tunggal berbahasa daerah, tembang tradisi, dan menulis serta membaca Aksara Ulu. Ini adalah peluang bagi siswa SMP untuk mengekspresikan kreativitas mereka dalam bahasa daerah dan memahami budaya setempat.
Festival Tunas Bahasa Ibu adalah wadah yang sangat penting dalam upaya melestarikan bahasa daerah dan budaya daerah. Bahasa adalah salah satu aspek kunci identitas budaya, dan upaya untuk mempertahankan bahasa daerah merupakan investasi dalam keberlanjutan warisan budaya.
Dalam kata sambutan, H. Hendarsyah, S.IP, MT, menyampaikan pentingnya festival ini dalam mempromosikan bahasa daerah dan budaya daerah. Ia menekankan bahwa bahasa daerah adalah salah satu identitas utama suatu daerah, dan melestarikannya adalah tanggung jawab bersama.
Festival Tunas Bahasa Ibu juga merupakan sarana untuk mengenalkan bahasa daerah kepada generasi muda. Dengan mengadakan kompetisi dan kegiatan terkait bahasa daerah, diharapkan para peserta akan semakin tertarik untuk belajar dan menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari.
BLT Dana Desa Padang Serasan Cair, Warga Terima Rp1,5 Juta Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Padang Serasan, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada warga…
Musdes Air Putih Salurkan BLT Sekaligus Dimulainya Pembangunan Desa Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Air Putih, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) yang dirangkai dengan penyaluran Bantuan Langsung…
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…