Pemkab Bengkulu Utara Benahi Alun-Alun Rajo Malim Paduko dan Bundaran Argamakmur di Awal 2026

Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata akan melakukan Penataan Alun-Alun Kota Argamakmur
Foto: Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melakukan peninjauan langsung ke kawasan Alun-Alun Rajo Malim Paduko dan Bundaran Argamakmur pada Senin, (5/1/26), (Ft/Ist).

Pemkab Bengkulu Utara Benahi Alun-Alun Rajo Malim Paduko dan Bundaran Argamakmur di Awal 2026

Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mengawali tahun 2026 dengan langkah konkret memperbaiki wajah kota. Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melakukan peninjauan langsung ke kawasan Alun-Alun Rajo Malim Paduko dan Bundaran Argamakmur pada Senin, (5/1/26). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan penataan, kenyamanan, serta keamanan ruang publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Bupati Arie menyusuri sejumlah titik strategis di kawasan tersebut. Ia mencermati kondisi fasilitas umum, kebersihan lingkungan, hingga potensi pengembangan kawasan sebagai ruang publik yang representatif. Peninjauan ini menandai komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan ruang publik sebagai wajah kota yang tertib, aman, dan ramah bagi masyarakat.

||BACA JUGA: Pemkab Bengkulu Utara Perkuat Penilaian Kinerja ASN

“Di awal tahun 2026 ini, saya mengajak OPD terkait untuk memantau langsung fasilitas umum yang masih kurang baik agar dapat kita benahi bersama,” ujar Arie di sela-sela peninjauan.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Bengkulu Utara menaruh perhatian khusus pada aspek keamanan kawasan. Salah satu rencana yang disorot adalah pemasangan kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV) di sejumlah titik strategis di sekitar alun-alun dan bundaran.

||BACA JUGA: Pemkab Bengkulu Utara Susun Kajian Risiko Bencana

Menurut Arie, pemasangan CCTV diperlukan untuk meningkatkan rasa aman masyarakat, terutama pada jam-jam ramai dan malam hari. Selain itu, keberadaan kamera pengawas juga diharapkan dapat mencegah potensi tindak kriminal serta membantu aparat dalam melakukan pengawasan.

“Keamanan menjadi faktor utama agar masyarakat merasa nyaman beraktivitas di ruang publik. Pemasangan CCTV akan kita rencanakan secara bertahap di titik-titik yang rawan dan ramai,” katanya.

Selain keamanan fisik, Pemkab Bengkulu Utara juga berencana menghadirkan fasilitas pendukung berbasis digital. Dalam peninjauan itu, Bupati Arie turut meninjau rencana penyediaan jaringan WiFi gratis di kawasan Alun-Alun Rajo Malim Paduko dan Bundaran Argamakmur.

||BACA JUGA: Wagub Mian Tinjau Progres Jalan Bengkulu Utara

Menurutnya, fasilitas internet di ruang publik akan memberi nilai tambah bagi masyarakat, terutama generasi muda dan pelaku usaha kecil. Kehadiran WiFi diharapkan menjadikan ruang publik tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga ruang interaksi sosial dan produktivitas.

“Ruang publik harus mengikuti perkembangan zaman. Akses internet menjadi kebutuhan masyarakat saat ini,” ujar Arie.

Penataan kawasan juga menyentuh aspek ekonomi kerakyatan. Bupati Arie menekankan pentingnya pengaturan pedagang kaki lima dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tetap dapat beraktivitas tanpa mengganggu estetika dan fungsi ruang publik.

||BACA JUGA: Komisi Informasi Visitasi PPID Bengkulu Utara

Dalam arahannya, ia meminta OPD terkait menyusun konsep penataan lokasi UMKM yang lebih tertib dan terpusat. Dengan penataan yang baik, kawasan alun-alun dan bundaran tetap rapi, sementara pelaku usaha tetap mendapatkan ruang untuk mencari nafkah.

“Kita ingin pedagang tetap bisa berjualan, tetapi dengan pengaturan yang jelas dan tertib. Estetika kawasan harus tetap terjaga,” kata Arie.

Dalam peninjauan tersebut, Arie meminta OPD teknis mengevaluasi saluran air yang berpotensi menyebabkan genangan. Perbaikan drainase akan menjadi bagian dari agenda penataan kawasan agar ruang publik tetap nyaman dan bebas dari masalah banjir.

||BACA JUGA: Bengkulu Utara Gelar Mutasi Pejabat Eselon III & IV, Bupati: Pejabat Baru Diminta Langsung Kerja

“Drainase yang baik akan mencegah genangan air dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Bupati Arie menegaskan bahwa Alun-Alun Rajo Malim Paduko dan Bundaran Argamakmur merupakan ikon Kota Argamakmur sekaligus wajah Kabupaten Bengkulu Utara. Oleh karena itu, penataan kawasan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Ia menyampaikan bahwa pada tahun 2026, Pemkab Bengkulu Utara telah menetapkan agenda spot icon prioritas untuk Kota Argamakmur. Agenda ini mencakup penataan ulang alun-alun dan bundaran agar tampil lebih modern, tertib, dan mencerminkan identitas daerah.

“Alun-alun dan bundaran ini menjadi ruang publik utama sekaligus etalase daerah. Penataannya harus serius dan terencana,” kata Arie. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Rio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *