Pemkab Bengkulu Tengah Terus Perkuat Langkah Penurunan Stunting

Penurunan Stunting
Foto: Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK) serta Dinas DP3AP2KB Setelah Rakor dalam percepatan Penurunan Stunting, pada hari kamis (30/11/23).

Pemkab Bengkulu Tengah Terus Perkuat Langkah Penurunan Stunting

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah terus berkomitmen untuk mengatasi permasalahan stunting melalui langkah-langkah strategi yang diimplementasikan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Sebagai bagian dari upaya ini, dilaksanakan rapat koordinasi, monitoring, dan evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK). Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Bukit Kandis pada Kamis, 30 November 2023.

Rapat koordinasi ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, ST, M.AP. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Ir. Wijaya Atmaja, M.Si., serta Fitri Mardilah dari Satgas Stunting Bengkulu Tengah dan beberapa pengurus lainnya.

Penurunan Stunting
Foto: Rakor monitoring, dan evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bersama Tim Pendamping Keluarga (TPK), acara berlangsung di Pendopo Bukit Kandis pada Kamis, (30/11/23).

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menegaskan bahwa penurunan angka stunting merupakan salah satu program prioritas nasional yang memerlukan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan terkait. Program ini mengedepankan pendekatan holistik dan berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan gizi buruk yang dapat berdampak serius pada pertumbuhan dan perkembangan anak.

Kami dari pemerintah daerah mengajak semua pihak untuk mengambil peran aktif dan serius dalam penanganan stunting. Kami berharap agar Tim Pendamping Keluarga dapat bekerja secara optimal di desa maupun kelurahan masing-masing, sehingga target nasional penurunan stunting dapat tercapai, menciptakan generasi muda yang berkualitas, ” ungkapnya.

BACA JUGA: Percepat Penurunan Stunting: Pemkab Bengkulu Utara Gelar Forum Koordinasi Bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting

Penurunan angka stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan juga melibatkan peran serta aktif masyarakat, tokoh-tokoh lokal, dan berbagai pihak terkait. Melalui kegiatan rapat koordinasi ini, diharapkan kolaborasi yang kuat dapat terjalin antara berbagai komponen yang terlibat dalam program penurunan stunting.

Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) memegang peran penting dalam menangani masalah ini secara langsung di lapangan. Mereka melakukan pemantauan dan pendampingan bagi calon pengantin, ibu hamil, ibu bersalin, dan keluarga lainnya. Pendekatan ini dirancang untuk menyentuh aspek-aspek kritis dalam menyediakan nutrisi dan perawatan kesehatan, membantu keluarga memahami pentingnya pola makan yang seimbang, serta memberikan edukasi terkait perawatan anak.

BACA JUGA: Wagub Bengkulu Dorong Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting

Langkah-langkah konkret dan terukur akan diambil untuk memastikan bahwa program penurunan stunting berjalan efektif dan memberikan dampak positif yang signifikan. Evaluasi secara berkala akan menjadi instrumen kunci dalam menilai kemajuan, mengidentifikasi kendala, dan menyusun strategi perbaikan.

Melalui upaya bersama ini, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah berharap dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak yang optimal, memberikan mereka peluang terbaik untuk meraih potensi maksimal mereka. Dengan mengedepankan sinergi dan kolaborasi, diharapkan target nasional penurunan stunting dapat tercapai, mengukir prestasi dalam upaya mewujudkan generasi muda yang sehat dan berkualitas. (**)

Editor: (KB1) SHare
Mangcek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *