Pemerintah Provinsi Bengkulu Prioritaskan Sosialisasi Penatausahaan Keuangan Daerah

Sosialisasi Penatausahaan Keuangan Daerah
Foto: Asisten III H. Nandar Munadi (Tengah) saat setelah membuka acara Sosialisasi dan Workshop Pelatihan Penatausahaan Keuangan Daerah Provinsi Bengkulu, Acara Berlangsung di Ruangan Pola Bappeda Pada hari selasa, (27/2/24).

Pemerintah Provinsi Bengkulu Prioritaskan Sosialisasi Penatausahaan Keuangan Daerah

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Dalam upaya menjaga konsistensi dan kualitas pengelolaan keuangan daerah, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengakui pentingnya adaptasi terhadap perubahan regulasi yang terus berlangsung. Setiap tahunnya, regulasi penataan keuangan mengalami perubahan yang signifikan sesuai dengan dinamika kebutuhan yang ada. Oleh karena itu, perlunya sosialisasi yang efektif dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya di lingkungan Sekretariat Daerah, Sosialisasi Penatausahaan Keuangan dibuka oleh Asisten III H. Nandar Munadi, dan berlangsung di Ruangan Pola Pemda Provinsi Bengkulu Pada hari selasa, (27/2/24).

”Dalam konteks penataan keuangan, perubahan adalah suatu hal yang konstan, Setiap tahun kita disajikan dengan tuntutan adaptasi terhadap kebutuhan yang berkembang, Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu, mengakui pentingnya sosialisasi, terutama di lingkungan Sekretariat Daerah, Tujuannya sederhana: agar pelaksanaan, pemahaman, tindakan, langkah, dan hasilnya konsisten, Dengan demikian diharapkan pelaksanaan pengelolaan keuangan dapat dilakukan secara optimal dan akuntabel,” ungkap Asisten III Nandar Munadi.

Sosialisasi Penatausahaan Keuangan Daerah
Foto: Acara Sosialisasi Penatausahaan Keuangan Daerah diikuti oleh Penata Keuangan di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, Acara Berlangsung di Ruangan Pola Bappeda pada hari selasa, (27/2/24).

Lanjut Nandar, Pentingnya sosialisasi ini tidak hanya terletak pada pemahaman akan perubahan regulasi, tetapi juga pada keseragaman dalam pelaksanaan kebijakan dan prosedur. Dengan pemahaman yang sama, diharapkan seluruh stakeholders di lingkungan Sekretariat Daerah dapat bergerak seiring dan menyelaraskan upaya mereka.

BACA JUGA: Optimalkan Kinerja dan Pelayanan Publik: Pemkab Rejang Lebong Rotasi 139 Pejabat Struktural, Ini Daftarnya

”Sosialisasi bukan hanya tentang menyampaikan informasi, tetapi juga tentang memastikan bahwa setiap individu yang terlibat memiliki pemahaman yang sama dan bertindak sesuai dengan arahan yang diberikan, Ini adalah kunci kesuksesan dalam mencapai tujuan pengelolaan keuangan yang baik dan akuntabel,” tambah Nandar.

Langkah-langkah konkret dalam sosialisasi ini termasuk penyelenggaraan workshop, pelatihan, serta penyampaian informasi melalui berbagai media komunikasi. Dengan pendekatan yang komprehensif, diharapkan pesan-pesan terkait penatausahaan keuangan dapat disampaikan dengan jelas dan mudah dipahami oleh seluruh pihak yang terlibat.

BACA JUGA: Kadis PMPTSP Seluma dan Tim Kunjungan Kementerian Investasi dan Kemenpan RB

”Sosialisasi bukan hanya sekadar formalitas tetapi merupakan investasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang kohesif dan berkinerja tinggi, Melalui pemahaman yang sama, kami yakin bahwa pengelolaan keuangan daerah dapat ditingkatkan secara signifikan,” tutup Nandar.

Dengan demikian, melalui upaya sosialisasi yang efektif, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap dapat meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, menuju tujuan yang lebih baik dan lebih terang. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *