Harapan Baru Masyarakat Air Manjuto: Pembangunan Jembatan Dua Jalur di SP6 Segera Dimulai

Pembangunan jembatan Air Manjuto
Foto: Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Apriansyah (Tengah), (Ist).

Harapan Baru Masyarakat Air Manjuto: Pembangunan Jembatan Dua Jalur di SP6 Segera Dimulai

KANTOR-BERITA.COM, MUKOMUKO|| Masyarakat Kecamatan Air Manjuto, Kabupaten Mukomuko, khususnya yang berada di perbatasan antara Desa Kota Praja dan Desa Agung Jaya (SP6), sangat mengharapkan pembangunan jembatan permanen. Jembatan ini akan menjadi bagian dari jalur dua yang sangat dibutuhkan untuk memperlancar aksesibilitas. Saat ini, warga masih harus bergantian menggunakan jembatan satu jalur yang sering menyebabkan kemacetan dan ketidaknyamanan, terutama bagi pengendara roda empat.

Pemerintah Kabupaten Mukomuko sudah merespons permintaan masyarakat ini dengan menganggarkan dana khusus untuk pembangunan jembatan baru di dua jalur tersebut. Rencana ini akan segera direalisasikan pada tahun 2024, membawa harapan baru bagi warga setempat.

BACA JUGA: Pemkab Mukomuko Tingkatkan Keamanan Jembatan Desa Cinta Asih dengan Perbaikan Plat Besi

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, menyatakan bahwa pembangunan jembatan di jalur II perbatasan Desa Kota Praja dan Desa Agung Jaya sudah dipastikan akan dilaksanakan tahun ini.

“Untuk jembatan yang berada di wilayah Kecamatan Air Manjuto, yaitu di jalur II perbatasan Desa Kota Praja dan Desa Agung Jaya, akan dibangun pada tahun ini,” jelas Apriansyah di mukomuko pada Senin, (10/6/24).

Dana yang dialokasikan untuk proyek ini mencapai Rp 1,5 miliar, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024. Apriansyah menambahkan bahwa proses persiapan sudah berjalan, dan mereka menargetkan pembangunan akan dimulai pada bulan Agustus mendatang. “Anggaran yang disiapkan kurang lebih sebesar Rp 1,5 miliar,” tambahnya.

BACA JUGA: Pemkab Mukomuko Lakukan Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan untuk Kelancaran Akses Transportasi

Jembatan yang akan dibangun di jalur II ini sangat krusial karena menjadi akses utama masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Kondisi saat ini, dengan hanya satu jembatan yang tersedia, menyebabkan pengendara, terutama kendaraan roda empat, harus bergantian saat melintas. Hal ini seringkali menjadi sumber ketidaknyamanan dan bisa menghambat kelancaran transportasi.

Apriansyah berharap pembangunan jembatan ini berjalan lancar dan sesuai jadwal tanpa ada hambatan berarti, “Kami berharap pembangunan jembatan di jalur II di SP6 ini nanti berjalan lancar tanpa ada kendala,” katanya.

Warga setempat, seperti Nur, yang sering melintasi jembatan tersebut, menyambut baik rencana pembangunan ini. Ia mengungkapkan betapa pentingnya keberadaan jembatan baru untuk mengurangi risiko kecelakaan dan memperbaiki kelancaran lalu lintas.

BACA JUGA: Soal Jalan Setia Budi, Tak Ada yang Disalahkan, Afriansyah: Tim PUPR Provinsi Bisa Turun Lapangan Bersama

“Saya berharap jembatan di SP6 ini segera dibangun mengingat jalur tersebut adalah jalur dua. Saat ini, jarak antara jalan yang satu dengan yang lainnya sudah terpisah dan mulus, tetapi tanpa jembatan, itu menimbulkan banyak risiko bagi pengendara,” ungkap Nur.

Nur menambahkan bahwa tanpa tanda atau rambu yang memadai, banyak warga bisa jatuh ke drainase saat melintas, Dengan adanya jembatan permanen yang direncanakan dibangun tahun ini, diharapkan masalah ini akan segera teratasi.

” Semoga saja pembangunan jembatan ini, yang akan dilaksanakan pada tahun ini bisa berjalan dengan lancar, ” tambahnya.

Pembangunan jembatan Air Manjuto di jalur II ini tidak hanya akan memudahkan mobilitas warga tetapi juga diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Jembatan ini akan memperlancar akses antara Desa Kota Praja dan Desa Agung Jaya, yang akan memudahkan distribusi barang dan jasa serta meningkatkan efisiensi dalam berbagai aktivitas ekonomi dan sosial. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Budi Utoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *