Pembangunan Jembatan Kebun Tebeng Bengkulu Capai 75 Persen
Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Kota Bengkulu menyampaikan khabar gembira. Proyek pembangunan Jembatan Kebun Tebeng, yang menjadi salah satu infrastruktur vital di kota ini, kini memasuki tahap akhir dengan progres fisik mencapai 75 persen. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Noprisman, memastikan bahwa proses pengerjaan terus dikebut agar selesai tepat waktu dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Dalam keterangannya, Noprisman menjelaskan bahwa saat ini proyek telah memasuki tahap pemadatan oprit dan penguatan struktur jembatan, yang merupakan bagian penting untuk memastikan stabilitas serta daya tahan konstruksi dalam jangka panjang.
||BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Ground Breaking Jembatan Merapi Raya, Target Selesai 2 Bulan
“Kami saat ini fokus pada tahap pemadatan oprit dan umur jembatan. Proses ini sangat krusial agar tidak terjadi penurunan atau kerusakan pada sambungan jembatan di kemudian hari,” ujarnya, Senin (10/11/25), didampingi Subkor Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga, Supriadi.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan ini menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Kota Bengkulu karena memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas warga dan mengurangi risiko banjir di kawasan Kebun Tebeng dan sekitarnya.
||BACA JUGA: Walikota Dedy Wahyudi Tegaskan Kesiapan OPD Jelang Pemeriksaan BPK, Targetkan WTP Ketujuh
“Proses pengerjaan sudah memasuki tahap akhir dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat. Kami berkomitmen agar hasilnya benar-benar optimal,” terang Noprisman.
Jembatan Kebun Tebeng merupakan salah satu proyek prioritas Pemkot Bengkulu tahun 2025. Infrastruktur ini dibangun bukan hanya untuk memperlancar arus transportasi, tetapi juga berfungsi sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir di kawasan padat penduduk tersebut. Selama ini, wilayah Kebun Tebeng dikenal rawan genangan air setiap musim hujan akibat buruknya sistem drainase dan kurangnya jalur air yang memadai.
Dengan adanya jembatan baru ini, air hujan diharapkan dapat mengalir lebih lancar ke saluran utama tanpa menimbulkan genangan di permukiman warga. “Jembatan ini kita rancang sebagai solusi jangka panjang untuk menekan potensi banjir di wilayah padat aktivitas. Selain itu, akses masyarakat antarwilayah akan semakin mudah,” kata Noprisman.
||BACA JUGA: Transformasi Wajah Kota Bengkulu: Dedy Wahyudi Percantik Trotoar dan Bundaran
Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman menyampaikan permohonan maaf dan mengimbau masyarakat untuk bersabar. “Kami memahami selama pembangunan berlangsung, aktivitas warga sedikit terganggu. Namun kami mohon pengertian karena semua ini untuk kebaikan bersama. Setelah rampung, jembatan ini akan memberikan manfaat besar,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, pihak kontraktor dan pengawas proyek telah diarahkan untuk bekerja maksimal dengan tetap menjaga kualitas dan keselamatan di lapangan. “Kami tidak ingin terburu-buru tetapi hasilnya kurang maksimal. Prinsipnya, jembatan ini harus kokoh, aman, dan bisa digunakan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Pemerintah Kota Bengkulu di bawah kepemimpinan Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny memang tengah gencar mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, terutama di wilayah strategis. Berbagai proyek jembatan, drainase, dan perbaikan jalan dikebut dalam dua tahun terakhir sebagai bagian dari upaya mewujudkan kota yang tangguh, aman, dan nyaman bagi warganya. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











