Foto: Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ikhwan Effendi di dampingi Ketua PD IAI Bengkulu, Apt Yenni Fitriani Ketua PC IAI Kabupaten Seluma, Apt Muhammad Afrizal Maulana dalam Peluncuran Program Dagusibu pada hari kamis, (26/10/23).
Peluncuran Program Dagusibu: Kabupaten Seluma Membangun Kesadaran Pemakaian Obat yang Benar
KANTOR-BERITA.COM, SELUMA – Bupati Seluma diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ikhwan Effendi, S.Sos, M.Ling, dalam momen bersejarah dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat-obatan yang benar dengan meluncurkan program “Dagusibu” di Desa Sidomulyo, Seluma Selatan. Acara peluncuran yang berlangsung pada Kamis (26/10/2023) di Posyandu Kelurahan Sidomulyo.
Kehadiran tokoh-tokoh penting dalam dunia kesehatan dan masyarakat, seperti Ketua PD IAI Provinsi Bengkulu, perwakilan IDI, perwakilan IBI, serta Lurah Sidomulyo, telah memperkuat tujuan mulia acara ini. Mereka bertujuan untuk memastikan bahwa program “Dagusibu” ini sukses dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Seluma.
Foto: Saat Peluncuran Program Sosialisasi Dagusibu di Posyandu Kelurahan Sidomulyo di hadiri dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) serta masyarakat sekitar, acara di buka oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ikhwan Effendi, S.Sos, M.Ling pada hari kamis, (26/10/23).
Ketua PC IAI Kabupaten Seluma, Apt Muhammad Afrizal Maulana, S, Farm, dalam laporannya menggarisbawahi pentingnya sosialisasi terkait Obat “Dagusibu”. “Sosialisasi ini penting karena masyarakat selama ini kurang memahami cara yang benar dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat,” ujar Ketua PC IAI Kabupaten Seluma dengan penuh semangat. Ia berharap program ini dapat menjadi terang bagi masyarakat dalam mengelola obat-obatan dengan bijak.
Ketua PD IAI Bengkulu, Apt Yenni Fitriani, S.SI, M.PA, juga berbicara tentang pentingnya program “Dagusibu” ini. Ia menyampaikan bahwa kegiatan hari ini merupakan penutupan peluncuran Desa Dagusibu se-Provinsi Bengkulu. Sebelumnya, tim mereka telah melakukan survei di berbagai desa dan menemukan bahwa masyarakat masih memerlukan pemahaman lebih lanjut tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung program ini dan memastikan bahwa masyarakat kami dapat mengelola obat-obatan dengan lebih bijak,” kata Apt Yenni Fitriani.
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ikhwan Effendi, S.Sos, M.Ling, juga ikut berbicara dan menyampaikan harapannya terkait program keinginan “Dagusibu” ini. “Semoga dengan hadirnya Ikatan Apoteker Indonesia, program ini dapat memberikan perubahan yang positif di Kabupaten Seluma,” ujar Ikhwan Effendi dengan penuh optimisme. Ia menekankan bahwa program ini tidak hanya akan memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga akan menciptakan dampak positif jangka panjang pada kesehatan masyarakat.
Program “Dagusibu” ini merupakan inisiatif yang luar biasa dan langkah penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat-obatan yang benar. Dalam sebuah wawancara eksklusif, Bupati Seluma, yang diwakili oleh Staf Ahli Ikhwan Effendi, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya kolaboratif antara pemerintah daerah, lembaga kesehatan, dan masyarakat untuk memastikan bahwa obat-obatan digunakan dengan bijak dan aman.
Acara peluncuran Desa Dagusibu ini juga dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pelajar. Semua pihak bersatu dalam upaya menciptakan kesadaran tentang pentingnya “Dagusibu” Obat.
Program ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), yang telah berperan penting dalam menyebarkan informasi tentang cara yang benar dalam menggunakan obat-obatan. Keberadaan IAI pada acara peluncuran ini memberikan harapan bahwa upaya ini akan berkelanjutan dan semakin merata di seluruh Kabupaten Seluma.
Selain itu, program “Dagusibu” ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk perwakilan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan IBI (Ikatan Bidan Indonesia). Mereka berkomitmen untuk bekerja sama dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar.(**)
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…
BLT Tiga Bulan Disalurkan, Warga Pulau Panggung Terima Bantuan Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Pulau Panggung, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga penerima manfaat pada…
Tim Gabungan Amankan Tahanan Kabur di Pontianak Kantor-Berita.Com|| Upaya pelarian seorang tahanan dari proses hukum di Kejaksaan Negeri Pontianak akhirnya berakhir. Setelah sempat buron selama tiga hari, tersangka bernama Apriadi…