Pantai Panjang Bengkulu Ditata Ulang: Pemkot dan Polda Gelar Aksi Bersih-Bersih Besar
Kantor-Berita.Com, Kota Bengkulu|| Pemerintah Kota Bengkulu kembali menunjukkan keseriusannya dalam menata kawasan wisata unggulan Pantai Panjang, Sebagai bentuk komitmen nyata, seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan kembali turun langsung ke lapangan dalam kegiatan gotong royong massal yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 18 April 2025.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, dan melibatkan seluruh elemen pemerintah daerah, Tidak hanya itu, kegiatan bersih-bersih ini juga menggandeng Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu, dengan Kapolda Irjen Pol Mardiyono, S.IK., M.Si siap menurunkan personel untuk mendukung aksi kolaboratif tersebut.
BACA JUGA: Revitalisasi Pantai Panjang Segera Dimulai, Pemkot Bengkulu Gandeng Forkopimda
Langkah ini diambil sebagai upaya konkret dalam merealisasikan penataan Pantai Panjang agar menjadi kawasan wisata yang bersih, aman, dan nyaman bagi semua.
Menurut Walikota Dedy Wahyudi, gotong royong besar ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari gerakan strategis untuk mempercantik wajah Kota Bengkulu, khususnya di area destinasi wisata utama seperti Pantai Panjang.
BACA JUGA: Pantai Panjang Bengkulu Ditata Ulang, Wali Kota Dedy Siapkan Anggaran Besar
“Kami tidak bisa bekerja sendiri, Kolaborasi ini penting, Bersama Polda Bengkulu, kita akan bersihkan Pantai Panjang, Ini aksi nyata kita untuk menjadikan pantai ini benar-benar layak jadi kebanggaan daerah,” ujar Dedy, Rabu, (16/4/25).
Ia menyebutkan bahwa semua OPD akan turun, dibagi dalam kelompok-kelompok kerja yang menyebar di sepanjang kawasan pantai, Sementara dari pihak Polda, ratusan personel siap diturunkan membantu kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penataan kota.
Walikota juga mengajak seluruh warga Bengkulu, pelaku usaha, komunitas lingkungan, dan stakeholder lainnya untuk ikut serta dalam kegiatan gotong royong ini, Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan wisata bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tugas bersama sebagai warga kota
BACA JUGA: Walikota Bengkulu Gaungkan Gerakan Bersih Pantai Panjang untuk Dongkrak Wisata dan Ekonomi Lokal
“Mari kita libatkan seluruh pedagang, penggiat lingkungan dan masyarakat umum untuk membersihkan pantai ini, Ini bukan milik pemerintah, ini milik kita bersama,” kata Dedy.
Ia juga menekankan pentingnya menumbuhkan rasa memiliki terhadap kota, Jika masyarakat mencintai kotanya, maka secara otomatis akan tumbuh kesadaran untuk menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan dan ikut merawat fasilitas umum.
Salah satu fokus utama dalam penataan ini adalah penanganan sampah yang selama ini menjadi masalah utama di kawasan Pantai Panjang, Banyak pengunjung dan pedagang yang belum memiliki kesadaran penuh akan pentingnya menjaga kebersihan, sehingga pantai yang indah sering kali terlihat kotor dan tidak terawat.
BACA JUGA: Wali Kota Bengkulu Tegas Tertibkan Warem dan Bangunan Liar di Pantai Panjang
Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi ingin kondisi ini berubah, Ia ingin menjadikan Wisata Pantai Panjang sebagai kawasan wisata yang benar-benar bersih, tertata rapi dan menarik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Selain persoalan sampah, penataan ini juga menyasar warung-warung liar atau bangunan semi permanen yang dinilai merusak estetika kawasan wisata, Walikota menyampaikan bahwa pemilik warung diberikan kesempatan untuk membongkar sendiri bangunannya, Namun jika tidak diindahkan, maka pemerintah akan melibatkan aparat keamanan untuk melakukan penertiban.
“Kalau tidak dibongkar sendiri, kita akan turun bersama Polri dan TNI untuk membongkarnya, Ini demi kepentingan bersama, Kita ingin Pantai Panjang jadi kawasan wisata yang indah dan tertib,” tandas Dedy. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











