Optimalkan Fungsi Terminal: Dinas Perhubungan Kota Bengkulu Hadapi Kendala dengan Pedagang di Luar

Natal dan Tahun Baru 2024 (Nataru)
Foto: Kepala Dishub Kota Bengkulu Hendri Kurniawan. (Dok)

Optimalkan Fungsi Terminal: Dinas Perhubungan Kota Bengkulu Hadapi Kendala dengan Pedagang di Luar

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Dalam upaya mengoptimalkan kembali fungsi terminal di kawasan Pasar Panorama, Dinas Perhubungan Kota Bengkulu menghadapi beberapa kendala, terutama terkait dengan keberadaan pedagang yang berjualan di luar terminal. Keberadaan mereka menghalangi jalan masuk angkot ke dalam terminal, menjadi hambatan dalam mewujudkan rencana pengaktifan kembali terminal tersebut. Dalam konteks ini, Dinas Perhubungan mengambil langkah konkret dengan menghimbau pemilik kendaraan angkot dan mengusulkan kerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Hendri Kurniawan, menjelaskan bahwa langkah awal yang telah dilakukan adalah memberikan himbauan kepada pemilik kendaraan angkot agar masuk ke dalam terminal melalui lintasan yang telah disediakan. Namun, kendala utama yang dihadapi saat ini adalah ketidakmampuan berpindah pedagang yang masih berjualan di luar terminal. Hendri menyoroti peran Disperindag dalam menghimbau pedagang agar memasuki kawasan terminal, mengingat kewenangan yang dimiliki oleh instansi tersebut.

BACA JUGA: Langkah Tegas Dishub Kota Bengkulu: Cabut Tiang Lampu Lalu Lintas Rusak Demi Keselamatan Warga

“Sekarang kita sudah mulai melakukan himbauan kepada pemilik kendaraan angkot untuk masuk ke dalam terminal melalui lintasan yang ada. Tapi sekarang kan masih tertutup pedagang yang belum mau mundur. Harusnya kan Disperindag yang punya kewenangan menghimbau pedagang untuk masuk,” ujar Hendri. (01/12/23).

Langkah berikutnya yang diambil oleh Dinas Perhubungan adalah berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Disperindag, Dinas PUPR, dan kepala pasar. Koordinasi ini menjadi langkah penting dalam menyelaraskan upaya bersama untuk mengatasi kendala yang ada. Khususnya, Dinas PUPR diminta untuk menutup siring yang ada di terminal sehingga dapat difungsikan sebagai jalur masuk angkot.

BACA JUGA: Jelang Nataru 2024 Dishub Kota Bengkulu Gelar Rakor Lintas Sektoral

“Karena kita juga menunggu PUPR untuk memasang patok besi di jalur masuk terminal. Nanti masih akan ada rapat lanjutan dengan pihak-pihak terkait. Di sana juga ada siring di belakang PBK yang harus ditutup dulu sama PUPR agar angkot bisa masuk,” jelas Hendri.

Langkah-langkah konkret ini mencerminkan komitmen Dinas Perhubungan untuk mengatasi permasalahan dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait juga menjadi kunci dalam menangani hambatan yang muncul. Harapannya, dengan kerjasama yang baik antar-OPD, rencana untuk mengaktifkan kembali terminal di Pasar Panorama dapat berjalan dengan lancar.

BACA JUGA: DLH Kota Bengkulu Minta Kepada Disperindag Siapkan Kontainer Sampah di Pasar Panorama

Sebagai tambahan informasi, peran BMKG Bengkulu yang merilis peringatan dini terkait potensi hujan menjadi latar belakang pentingnya pengaktifan kembali terminal ini. Kondisi cuaca ekstrem dapat meningkatkan risiko banjir, sehingga optimalisasi terminal menjadi langkah proaktif dalam menahan perlawanan tersebut. (**)

Editor: (KB1) Share
Mangcek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *