Foto: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Di dampingi oleh Kepala Dinas Kelautan Perikanan Bengkulu Syafriandi saat membagikan peralatan tangkap Ikan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan secara simbolis Pada Hari senin, (9/10/23).
Nelayan Di Bengkulu Dapat Peralatan Baru dan Perlindungan Hukum
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Sebuah langkah besar telah dilakukan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memberikan dorongan kepada nelayan di daerah ini agar dapat mencapai hasil yang lebih maksimal dan berkualitas. Melalui Dinas Kelautan Perikanan (DKP), Pemerintah Provinsi Bengkulu telah membagikan peralatan penangkapan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan dari seluruh Provinsi Bengkulu. Acara berlangsung meriah di halaman kantor Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Bengkulu pada hari Senin (9/10).
Gubernur Rohidin Mersyah menyampaikan, “Momentum ini memiliki satu tujuan yang jelas: meningkatkan produktivitas kegiatan nelayan di Bengkulu, meningkatkan hasil tangkapan ikan, dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Kami berharap peralatan yang kami bagikan akan digunakan dengan baik, dirawat, dan tidak pernah dijual atau dipindahkan ke pihak lain.”
Foto: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Di dampingi oleh Kepala Dinas Kelautan Perikanan Bengkulu Syafriandi membagikan peralatan penangkapan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan Acara berlangsung di Halaman kantor DKP Bengkulu pada hari senin, (9/10/23).
Selain itu, Pemerintah juga memiliki target untuk mendaftarkan semua organisasi nelayan secara legal dengan akta notaris. Langkah ini bertujuan agar program-program pembangunan pemerintah dapat terselurkan dengan baik, bahkan dalam situasi yang tidak diinginkan sekalipun.
Rohidin Mersyah juga menambahkan, “Ke depan, bagi kelompok nelayan tradisional lain yang belum menerima bantuan, kami meminta mereka untuk segera melaporkan ke Dinas Kelautan Perikanan setempat atau mengajukan usulan agar mereka juga dapat segera dibantu. Kedepannya, para nelayan yang sudah terdaftar akan mendapatkan perlindungan , dan kami akan siap membantu nelayan yang belum terdaftar jika mereka mengajukan usulan yang sesuai.”
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu, Syafriandi, menjelaskan jenis bantuan yang diberikan, antara lain 41 unit mesin tempel, 14 unit mesin ketinting, legalitas badan hukum bagi 50 nelayan, dan perangkat GPS.
Syafriandi menyatakan, “Salah satu bantuan terpenting yang kami berikan adalah legalitas badan hukum, karena ini merupakan syarat untuk mendapatkan bantuan melalui dana DAK. Dengan memiliki badan hukum, setiap nelayan akan memiliki akses lebih besar untuk mendapatkan bantuan.”
Ia juga mengimbau kepada nelayan yang belum mendapatkan bantuan untuk segera melaporkan ke Dinas Kelautan Perikanan di daerah mereka. Total dana yang digelontorkan untuk bantuan ini mencapai sekitar 1,5 miliar rupiah, dengan harapan bahwa peralatan ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Syafriandi menutup dengan optimisme, “Dengan bantuan ini, kami berharap dapat meningkatkan kesejahteraan para nelayan. Dan jika seluruh nelayan sudah memiliki badan hukum, maka bantuan dari pusat juga akan semakin banyak mengalir ke daerah kita.” (**)
Sering Dilanda Genangan, Desa Sukaraja Usulkan Pembangunan Saluran Irigasi Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan saluran…
Budaya Gotong Royong Tetap Hidup, Warga Sukaraja Bersihkan Lingkungan Masjid Kantor-Berita.Com|| Semangat gotong royong masih menjadi budaya yang terus dijaga masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan. Hal itu…
LPHB Bongkar Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Kota Bengkulu, Minta Audit Menyeluruh Kantor-Berita. Com|| Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu menuai sorotan. Direktur Eksekutif…
Musdes RKPDes 2027 Desa Gajah Mati Bahas Prioritas Pembangunan Desa Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Gajah Mati, Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Pembangunan Desa dalam rangka…