MTQ Ke-36 Bengkulu: Perlombaan Hadits Tingkat Provinsi di Bengkulu Utara

MTQ Ke-36 Bengkulu
Foto: Perlombaan Hadits Hafalan 100 Hadits dengan Sanad dan Hafalan 500 Hadits tanpa Sanad MTQ Ke-36 Bengkulu, acara berlangsung di Aula Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, pada kamis, (6/6/24), (ist).

MTQ Ke-36 Bengkulu: Perlombaan Hadits Tingkat Provinsi di Bengkulu Utara

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU UTARA|| Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-36 Tingkat Provinsi Bengkulu yang diadakan di Kabupaten Bengkulu Utara menyertakan dua cabang perlombaan hadits: Hafalan 100 Hadits dengan Sanad dan Hafalan 500 Hadits tanpa Sanad. Acara ini berlangsung pada Kamis, 6 Juni 2024, di Aula Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Bengkulu Utara.

Perlombaan cabang Al-Hadist dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah lomba Hafalan 100 Hadits dengan Sanad, yang dimulai pukul 07.30 WIB dan diikuti oleh 10 peserta, baik putra maupun putri, dari setiap kabupaten di Provinsi Bengkulu. Sesi kedua berlangsung hingga pukul 17.30 WIB, melanjutkan dengan lomba Hafalan 500 Hadits tanpa Sanad.

BACA JUGA: Kafilah MTQ Kota Bengkulu Siap Tampil Maksimal di MTQ XXXVI Tingkat Provinsi Bengkulu

Dalam perlombaan ini, penilaian dilakukan oleh dewan hakim yang bertugas mengevaluasi kinerja peserta, Hasil penilaian akan diumumkan pada acara penutupan MTQ ke-36 Tingkat Provinsi Bengkulu, Penilaian dilakukan secara objektif dan ketat untuk memastikan keadilan dan kualitas hasil.

Bupati Bengkulu Utara, Ir. H. Mian, memberikan arahan kepada kafilah yang berpartisipasi dalam MTQ ini. Beliau menekankan pentingnya menjunjung sportifitas dan menjaga nama baik daerah. “Junjung tinggi nilai sportifitas dan jaga nama baik daerah kita,” ucapnya dalam pengarahan tersebut.

Marfuah, S.Ag, salah satu panitia pendamping lomba hadits, menjelaskan bahwa tujuan dari lomba hadits ini adalah untuk membentuk pribadi yang mampu menghafal hadits serta merawat tradisi menghafal hadits, seperti halnya tradisi menghafal Al-Qur’an.

BACA JUGA: Kabupaten Bengkulu Utara Gelar Training Center untuk Persiapan MTQ XXXVI Provinsi Bengkulu 2024

“Menghafal sanad dan perawi hadits bukan hal yang mudah. Dibutuhkan pembinaan yang intensif jika ingin berkiprah di tingkat provinsi maupun nasional,” jelasnya.

Berbeda dengan cabang lomba lainnya, dalam cabang lomba hadits ini, penentuan atau pengambilan maqra dilakukan langsung ketika peserta akan naik mimbar. Untuk Hafalan 100 Hadits dengan Sanad, peserta diberikan lima materi pertanyaan, sedangkan untuk Hafalan 500 Hadits tanpa Sanad, peserta diberikan sepuluh materi pertanyaan. Metode ini dirancang untuk menguji ketepatan dan kedalaman hafalan peserta.

Setiap peserta harus siap untuk menjawab pertanyaan yang diberikan oleh dewan hakim. Pertanyaan-pertanyaan ini mencakup berbagai aspek dari hadits yang dihafal, mulai dari teks hadits, sanad, hingga penjelasan mengenai makna hadits tersebut. Para peserta harus menunjukkan kemampuan mereka dalam menghafal dan memahami hadits dengan baik.

BACA JUGA: Kabupaten Bengkulu Utara Matangkan Gelar MTQ XXXVI Tingkat Provinsi Bengkulu

Sesi pertama lomba berjalan dengan lancar, di mana peserta menunjukkan kemampuan mereka dalam menghafal dan memahami sanad hadits. Dewan hakim yang terdiri dari ahli hadits memberikan penilaian berdasarkan ketepatan dan kelancaran hafalan peserta. “Penilaian dilakukan dengan sangat teliti untuk memastikan setiap peserta mendapatkan penilaian yang adil,” kata salah satu dewan hakim.

Pada sesi kedua, lomba Hafalan 500 Hadits tanpa Sanad, para peserta diuji dengan sepuluh pertanyaan yang mencakup berbagai aspek dari hadits-hadits yang dihafal. Dewan hakim memberikan penilaian yang ketat, menilai tidak hanya hafalan tetapi juga pemahaman peserta terhadap hadits yang mereka hafal.

” Ini adalah ujian yang menantang, tetapi para peserta telah mempersiapkan diri dengan baik, ” tambah Marfuah.

Peserta dari berbagai kabupaten di Provinsi Bengkulu berpartisipasi dengan penuh semangat. Mereka datang dengan harapan dapat membawa pulang prestasi dan mengharumkan nama daerah mereka. Setiap peserta menunjukkan dedikasi tinggi dalam mempersiapkan diri untuk lomba ini, mencerminkan komitmen mereka terhadap penghafalan hadits.

BACA JUGA: Pemkab Bengkulu Utara Luncurkan Logo dan Maskot MTQ XXXVI Provinsi Bengkulu Tahun 2024

Bupati Bengkulu Utara, Ir. H. Mian, menyampaikan apresiasinya kepada para peserta dan panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini. “Kita semua berharap bahwa melalui perlombaan ini, akan lahir generasi yang tidak hanya hafal Al-Qur’an tetapi juga hadits, yang menjadi pegangan hidup umat Islam,” ujarnya.

Penutupan MTQ ke-36 Tingkat Provinsi Bengkulu akan menjadi momen penting di mana hasil penilaian lomba hadits ini diumumkan. Para peserta yang telah berjuang menunjukkan kemampuan terbaik mereka menantikan pengumuman hasil dengan penuh harap. “Kami berharap dapat membawa pulang prestasi terbaik untuk daerah kami,” kata salah satu peserta dengan penuh semangat.

Dengan berakhirnya perlombaan ini, diharapkan akan muncul lebih banyak hafidz dan hafidzah hadits di Provinsi Bengkulu. Perlombaan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk memperdalam pengetahuan dan kecintaan terhadap hadits-hadits Nabi Muhammad SAW. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan ditingkatkan di masa mendatang,” tutup Marfuah. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *