Konsultasi Tim Pakar: Menuju Zero Stunting di Kota Bengkulu

Stunting Kota Bengkulu
Foto: Plt Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah saat membuka acara secara resmi Konsultasi Tim Pakar dan Tim Teknis Audit Kasus Stunting (AKS) 2 Tingkat Kota Bengkulu Tahun 2023, di dampingi oleh Asisten II Sehmi juga Kepala DP3AP2KB Kota Bengkulu, Dewi Dharma, pada hari kamis, (16/11/23).

Konsultasi Tim Pakar: Menuju Zero Stunting di Kota Bengkulu

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU – Plt Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, didampingi Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan Sehmi serta Kepala DP3AP2KB Kota Bengkulu, Dewi Dharma, membuka secara resmi acara Konsultasi Tim Pakar dan Tim Teknis Audit Kasus Stunting (AKS) 2 Tingkat Kota Bengkulu Tahun 2023. Pelaksanaan acara ini berlangsung di Aula Kantor DP3AP2KB Kota Bengkulu pada Kamis (16/11/2023).

Dalam sambutannya, Medy Pebriansyah menyampaikan harapannya kepada tim pakar, ahli, dan pihak terkait untuk bersama-sama melakukan audit terhadap temuan kasus stunting. Tujuan dari konsultasi ini adalah untuk menemukan formula dan solusi terbaik guna mencapai target zero stunting di Kota Bengkulu.

Stunting Kota Bengkulu
Foto: Plt Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah saat membuka acara secara resmi Konsultasi Tim Pakar dan Tim Teknis Audit Kasus Stunting (AKS) 2 Tingkat Kota Bengkulu Tahun 2023, di dampingi oleh Asisten II Sehmi juga Kepala DP3AP2KB Kota Bengkulu, Dewi Dharma, pada hari kamis, (16/11/23).

Medy menegaskan, kerja sama yang solid dan upaya maksimal telah memberikan hasil yang signifikan dalam menurunkan kasus stunting di Kota Bengkulu. Angka prevalensi stunting yang pada tahun 2021 mencapai 22,1% berhasil turun menjadi 12,9% pada tahun 2022. Hal ini mencerminkan komitmen dan efektivitas program-program penanggulangan stunting yang telah diimplementasikan.

Dalam kegiatan ini juga hadir sejumlah pejabat dan tokoh terkait seperti Kepala Dukcapil Kota Bengkulu, Widodo, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu, Tarzan Naidi, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Camat dan Lurah se-Kota Bengkulu, Kepala Puskesmas, Ahli Gizi , Dokter, Tim Pendamping Keluarga (TPK), serta berbagai pihak terkait dan memiliki andil dalam upaya penanggulangan stunting di Kota Bengkulu.

BACA JUGA: Bantuan Alat Laparoskopi dari Pemkot Bengkulu dan BKKBN untuk RS Gading Medika

Upaya untuk mencapai zero stunting memerlukan keterlibatan berbagai pihak dan sinergi dalam melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran para pemangku kepentingan dalam acara ini menjadi langkah positif dalam menciptakan strategi yang lebih efektif dan holistik.

Pemerintah Kota Bengkulu telah menunjukkan keseriusan dan perhatian terhadap permasalahan stunting dengan mengadakan acara konsultasi ini. Dengan melibatkan tim pakar dan berbagai pihak terkait, diharapkan dapat dihasilkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan efektivitas program-program penanggulangan stunting serta mencapai zero stunting sebagai tujuan akhir.

BACA JUGA: Pemkot Targetkan 2024 Stunting Turun Di Angka 9 Persen

Selain itu, pencapaian penurunan angka stunting dari tahun ke tahun mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam melibatkan masyarakat dan memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan anak-anak. Harapannya, konsultasi ini akan memunculkan inovasi dan strategi yang lebih baik guna mencapai target zero stunting dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak di Kota Bengkulu. (**)

Editor: (KB1) Share

Mangcek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *