Komjen Pol Dedi Prasetyo Tegaskan Rekrutmen Polri 2025 Harus Ketat dan Transparan
KANTOR-BERITA.COM, JAKARTA|| Irwasum Polri, Komjen Pol Dedi Prasetyo, menegaskan pentingnya memperketat proses rekrutmen personel Polri untuk menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis, Dalam pernyataannya pada Jumat (17/1/25), ia menginstruksikan semua Satuan Kerja Polri yang terlibat agar mempersiapkan pelaksanaan rekrutmen dengan sebaik mungkin.
”Polri harus menghasilkan polisi muda yang tangguh, berintegritas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, Informasikan secara masif penerimaan Polri agar anak-anak muda terbaik bangsa dari seluruh Indonesia segera mendaftar, Mereka adalah aset bangsa yang berharga, Proses rekrutmen ini juga harus kita kawal dengan baik,” tegas Komjen Dedi.
BACA JUGA: Kapolri Bentuk Direktorat PPA-PPO di Polda dan Polres untuk Perlindungan Perempuan dan Anak
Dalam setiap pelaksanaan rekrutmen, Polri mengadopsi prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH), Prinsip ini tidak hanya menjadi pedoman internal, tetapi juga melibatkan pengawasan pihak eksternal untuk memastikan proses yang adil dan berkualitas.
Komjen Dedi menambahkan bahwa penerapan prinsip BETAH telah memberikan dampak positif yang signifikan, Salah satu bukti nyata adalah penghargaan internasional ISO 9001:2015 yang diterima Polri atas pelaksanaan rekrutmen yang memenuhi standar global.
BACA JUGA: Kapolri Listyo Sigit Prabowo Lakukan Rotasi Besar: 734 Personel Dimutasi Jelang Tahun 2025
“Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen kita terhadap proses rekrutmen yang berkualitas dan transparan, Namun penghargaan ini bukan alasan untuk berpuas diri, Justru harus menjadi motivasi agar kita terus meningkatkan kualitas kerja,” ujar Dedi.
Salah satu langkah revolusioner dalam rekrutmen Polri adalah dibukanya kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk pertama kalinya pada tahun 2024. Program ini dirancang untuk memastikan bahwa individu dengan disabilitas yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan Polri dapat bergabung dalam institusi ini.
BACA JUGA: Kapolri Sebut: Angka Kecelakaan Selama Libur Nataru 2024/2025 Turun Signifikan
Menurut Komjen Dedi, langkah ini mendapat apresiasi dari Komnas Disabilitas sebagai wujud nyata komitmen Polri terhadap inklusivitas, “Rekrutmen ini adalah tonggak sejarah penting, Kami ingin memastikan bahwa semua warga negara yang memenuhi syarat, termasuk penyandang disabilitas, memiliki peluang yang sama untuk berkontribusi bagi bangsa,” katanya.
Menjelang pelaksanaan rekrutmen tahun 2025, Komjen Dedi meminta penguatan pada materi tes rekrutmen untuk memastikan kualitas calon personel Polri semakin meningkat. Langkah ini bertujuan untuk menjawab kebutuhan akan polisi yang tidak hanya memiliki fisik tangguh, tetapi juga kemampuan intelektual, moral, dan emosional yang tinggi.
BACA JUGA: Polri Luncurkan Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Pemprov Bengkulu Dukung Asta Cita
“Kita tidak boleh terlena dengan penghargaan yang sudah diraih, Justru apresiasi ini harus menjadi pendorong agar kita terus memperbaiki kualitas rekrutmen, Materi tes harus disesuaikan dengan tantangan zaman agar Polri tetap relevan dan profesional,” ungkapnya.
Selain memperkuat materi, Polri juga fokus pada penggunaan teknologi dalam proses seleksi. Dengan penerapan teknologi modern, proses rekrutmen diharapkan lebih efisien, transparan, dan bebas dari praktik yang tidak sesuai aturan. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











