JUARA: Pebulutangkis Bengkulu, Kharissa Widyanda yang berlatih di klub Mutiara Kardinal Bandung, sukses menjuarai tunggal pemula putri BNI Sirkuit Nasional B yang berlangsung di Pekanbaru, Riau.(foto/Ist)
Kharissa Widyanda Saputri, Pebulutangkis Asal Bengkulu, Sabet Juara TPI di Seri ke-12 BNI Sirnas B 2023
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Pebulutangkis putri asal Bengkulu, Kharissa Widyanda Saputri, sukses mengikuti Seri ke- 12 BNI Sirkuit Nasional (Sirnas) B 2023 yang di gelar di Pekanbaru, Riau, yang baru berakhir Sabtu kemarin (9/12/23).
Pebulutangkis yang kini bernaung di klub Mutiara Kardinal Bandung itu, ditasbihkan sebagai juara satu tunggal pemula putri (TPI). Sukses itu direngkungnya, setelah di laga puncak berhasil mengatasi rekan rekan satu klub (Mutiara Kardinal).
Foto: HADIAH: Kharissa Widyanda Saputri (dua dari kiri) berdiri di podium saat upacara pembagian hadiah.
“Saya sebelumnya gabung di klub PB PORPU Bengkulu dan memang asalnya Bengkulu. Tapi 2,5 tahun terakhir bergabung di klub Mutiara Kardinal Bandung,” papar Kharissa, dihubungi media ini lewat telepon seluler, Minggu malam (10/12/23).
Anak dari pasangan Danar Saputro – Widiyah ini mengaku bisa gabung di Klub Mutiara Kardinal, setelah ikut audisi umum. Alhamdulillah bisa lolos. “Kini saya bernaung di klub itu (Mutiara -red.),” kata siswi SMP Sudirman Bandung, kelahiran 29 Januari 2009 itu.
Terpisah, Ketua Harian Pengprov PBSI Provinsi Bengkulu, Edi Sujatmiko, S.Sos ketika dihubungi, membenarkan Kharissa adalah atlet bulutangkis Bengkulu. “Dia (Kharissa -red.) sebelumnya atlet PB PORPU,” jelas Edi Sujatmiko.
Kharissa bisa bergabung di Klub Mutiara Kardinal, kata dia, secara mandiri. Yakni mengikuti audisi umum yang diselenggarakan klub Mutiara. Dan bisa gabung di klub besar seperti Mutiara tidak mudah.
“Untuk bisa lolos harus ikuti audisi yang panjang. Lagi pula yang ikut audisi itu atlet-atlet potensial dari berbagai klub yang ada di tanah air. Sulit untuk bisa masuk di klub Mutiara, karena persaingan cukup ketat,” tegas Edi Sujatmiko.
Lanjut Edi, Sirnas salah satu event bergengsi di dalam negeri yang hanya diikuti atlet yang memiliki rangking nasional 100 besar. Dan setiap tahun Sirnas diputar, paling tidak ada 7 sampai 8 kali dengan tuan rumah ditunjuk PBSI Pusat.
Atlet-atlet yang bisa maju ke fase berikut hingga juara, akan dapat point nasional hingga dilirik untuk bisa masuk ke Pelatnas (road to Pelatnas). Kharissa sendiri mulai latihan bulutangkis tahun 2017 – 2019 di PB PORPU Bengkulu.
Kharissa juga, tambah Edi, sempat memperkuat Bengkulu di Kejurnas Pra PON yang dipentas di Bangka Belitung (Babel). ” Ia tampil bagus lawan-lawannya pada usia Taruna dan Remaja. Sementara Kharissa baru usia pemula.(**)
Sering Dilanda Genangan, Desa Sukaraja Usulkan Pembangunan Saluran Irigasi Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan saluran…
Budaya Gotong Royong Tetap Hidup, Warga Sukaraja Bersihkan Lingkungan Masjid Kantor-Berita.Com|| Semangat gotong royong masih menjadi budaya yang terus dijaga masyarakat Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan. Hal itu…
LPHB Bongkar Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Kota Bengkulu, Minta Audit Menyeluruh Kantor-Berita. Com|| Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu menuai sorotan. Direktur Eksekutif…
Musdes RKPDes 2027 Desa Gajah Mati Bahas Prioritas Pembangunan Desa Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Gajah Mati, Kecamatan Semidang Lagan, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Pembangunan Desa dalam rangka…