Kejadian Mengejutkan: di Duga Perangkat Desa Surau Bengkulu Tengah Tenggak Racun

Desa Surau Bengkulu
Foto: RSUD Bengkulu Tengah.

Kejadian Mengejutkan: di Duga Perangkat Desa Surau Bengkulu Tengah Tenggak Racun

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU TENGAH – Desa Surau, yang terletak di Kecamatan Taba Penanjung, Bengkulu, menjadi pusat perhatian pada Sabtu siang, 6 Januari 2024. Kabar mengenai salah seorang Perangkat Desa Surau yang dilarikan ke RSUD Bengkulu Tengah (Benteng) karena diduga menenggak racun membuat heboh warga setempat. Kejadian ini menjadi sorotan dan mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.

Direktur RSUD Bengkulu Tengah, dr. Hery Kurniawan, ketika dikonfirmasi, mengonfirmasi kebenaran adanya seorang aparatur desa yang dibawa ke rumah sakit karena diduga menenggak racun. Meskipun masih dalam penanganan, tim medis RSUD Benteng tengah berusaha memberikan perawatan yang terbaik kepada yang bersangkutan.

BACA JUGA: Peristiwa Tidak Mengenakkan: Kades Padang Serasan Dianiaya Saat Menagih Hutang

“Benar memang ada yang dibawa ke rumah sakit. Infonya perangkat desa. Dugaan sementara karena minum racun, Tapi saat ini masih dalam penanganan dan Ini baru dugaan,” ungkap dr Hery.

Informasi ini juga telah tersebar di kalangan warga desa sekitar, meskipun beberapa dari mereka enggan disebutkan namanya. Masyarakat sekitar menjadi saksi dan berduka atas kejadian yang mengejutkan ini.

BACA JUGA: BMA Bengkulu Tengah Resmi Dilantik: PJ Bupati Ajak Masyarakat Jaga Norma Adat dan Pranata Sosial

“Saya juga baru mendapatkan informasi kalau ada perangkat desa yang telah dilarikan ke rumah sakit dan Infonya diduga minum racun,” kata salah satu warga.

Kondisi ini tentu saja menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat. Namun, perlu diingat bahwa informasi ini masih dalam tahap dugaan dan penanganan medis sedang dilakukan untuk memastikan penyebab sebenarnya serta memberikan pertolongan yang tepat. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: Erwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *