Jelang Akhir Tahun, Pemerintah Kota Pematang Siantar Rilis Capaian Selama Tahun 2023

Pematang Siantar 2023
Foto: Wali Kota Pematang Siantar, dr Susanti Dewayani SpA saat merilis Capaian Pemerintah Kota Pematang Siantar Selama Tahun 2023, pada hari jumat, (29/12/23).

Jelang Akhir Tahun, Pemerintah Kota Pematang Siantar Rilis Capaian Selama Tahun 2023

KANTOR-BERITA.COM, KOTA PEMATANG SIANTAR – Wali Kota Pematang Siantar, dr Susanti Dewayani SpA, merayakan pencapaian kinerja Pemerintah Kota (Pemko) Pematang Siantar di akhir tahun 2023. Dalam rangkaian pengumuman tersebut, dr Susanti mengungkapkan sejumlah prestasi yang menggambarkan komitmen untuk mewujudkan Kota Pematang Siantar yang Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas pada hari jumat, (29/12/23).

Salah satu pencapaian penting adalah peningkatan umur harapan hidup masyarakat Pematang Siantar pada tahun 2023 menjadi 74,75 tahun, melampaui angka tahun sebelumnya yang hanya mencapai 74,27 tahun. Hal ini menandakan bahwa Pematang Siantar dapat diakui sebagai daerah dengan derajat kesehatan yang tinggi di Provinsi Sumatera Utara.

Upaya Pemko Pematang Siantar dalam mencapai cakupan kesehatan semesta (Universal Health Coverage atau UHC) juga membuahkan hasil, dengan kepesertaan jaminan kesehatan masyarakat mencapai 96,62 persen. Fasilitas kesehatan di RSUD dr Djasamen Saragih juga mengalami peningkatan dengan penambahan layanan seperti cathlab, mammografi, endoskopi, instalasi rehabilitasi medis/fisioterapi, dan akupuntur.

Pemko Pematang Siantar juga fokus pada penurunan prevalensi stunting, dengan target mencapai 11,08 persen pada tahun 2023. “Program rehabilitasi lahan dan penanaman pohon diharapkan dapat membantu pulihnya hutan di Pematang Siantar, yang memberikan kontribusi sebesar 10% terhadap penyerapan emisi gas rumah kaca secara nasional,” ungkap dr Susanti.

Selain aspek kesehatan, Pematang Siantar juga meraih prestasi dalam mencapai kesejahteraan masyarakat. Meskipun dihadapkan pada tantangan pandemi Covid-19, perekonomian Kota Pematang Siantar berhasil membaik dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 3,47 persen pada tahun 2022, meningkat 1,25 persen dibandingkan tahun 2021.

Dari studi Bappenas, pembangunan ekonomi di Pematang Siantar dinilai paling inklusif di Provinsi Sumut, dengan capaian indeks 6,43. “Pada tahun 2023, tingkat kemiskinan berhasil diturunkan menjadi 7,24 persen, lebih rendah dari tahun sebelumnya yang mencapai 7,88 persen,” jelas dr Susanti. Pengangguran terbuka juga mengalami penurunan signifikan, dari 9,36 persen di tahun 2022 menjadi 8,62 persen di tahun 2023.

Dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi fokus, dengan Pemko Pematang Siantar mendukung peningkatan kelas UMKM. Penghargaan Lencana Siddhakarya Tingkat Provinsi Sumut atas Kepedulian Pemerintah Kota Pematang Siantar terhadap kemajuan perusahaan dan UMKM juga menjadi bukti nyata dari komitmen ini.

Tak hanya pada aspek kesehatan dan ekonomi, Pematang Siantar juga meraih kategori Kota Terbaik Pencapaian Keluarga Berencana (KB) Pasca Persalinan Tahun 2023. Selain itu, capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pematang Siantar mencapai kategori sangat tinggi, yaitu 80,46, meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai 79,71.

Pemko Pematang Siantar juga dinobatkan sebagai Kabupaten/Kota Peduli Hak Asasi Manusia (KKP HAM) Tahun 2022 oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Program kesejahteraan pendidikan juga ditekankan, dengan penyediaan insentif untuk guru PAUD, peralatan belajar multimedia untuk siswa, dan layanan transportasi gratis bagi pelajar.

Dalam membangun Pematang Siantar yang berkualitas, penyelenggaraan pemerintahan semakin baik dengan capaian wajar tanpa pengecualian terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2022, Top Pembina BUMD Award Tahun 2022, dan Terbaik Ketiga Penghargaan Pembangunan Daerah. Kota Pematang Siantar juga meraih Penghargaan Zona Hijau Pelayanan Publik dari Ombudsman RI, yang akan diperkuat melalui pembangunan Mall Pelayanan Publik Kota Pematang Siantar pada tahun 2024.

Tidak hanya itu, Pematang Siantar juga telah menyusun master plan Smart City lima tahun ke depan, mengoptimalkan Command Center, dan memasang 24 titik CCTV di seluruh wilayah kota untuk pemantauan lalu lintas yang dapat diakses melalui website cctv.pematangsiantar.go.id. Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) tahun 2023 sampai 2043 juga telah berhasil dilaksanakan untuk delapan kecamatan di Kota Pematang Siantar.

Dengan kesuksesan ini, dr Susanti Dewayani mengajak seluruh stakeholder untuk terus bekerja sama, bersinergi, dan berkolaborasi dalam mewujudkan visi Pematang Siantar yang Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas. “Semoga di tahun 2024, pencapaian kinerja akan lebih banyak dan semakin baik,” pungkasnya. (**)

Editor: (KB1) Share
Kontributor Sumut: S.Hadi Purba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *