Inovasi Kabupaten Seluma dalam Penurunan Stunting: Salah Satunya Program Aksi Beremis

Stunting di Kabupaten Seluma
Foto: Pertemuan Lintas Sektor Kesehatan Ibu dan Anak serta Masalah Gizi dan Stunting, tampak hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Seluma Hendarsyah Acara Berlangsung di Hotel X-tra Bengkulu pada Jum'at (17/11/2023).

Inovasi Kabupaten Seluma dalam Penurunan Stunting: Salah Satunya Program Aksi Beremis

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Pertemuan Lintas Sektor Kesehatan Ibu dan Anak serta Masalah Gizi dan Stunting di Hotel X-tra Bengkulu pada Jum’at (17/11/2023) menjadi ajang penting yang diselenggarakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Seluma, H. Hendarsyah, S.IP , MT. Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari 10 kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, termasuk Kepala Dinas, Kabid Kesmas, Kabid P2P, Kabid Yankes, Subkor Gizi KIA, Pj Program Gizi, dan Pj Program KIA. Selain itu, turut hadir perwakilan lintas sektor dari Provinsi Bengkulu, seperti Bappeda, Persagi, dan BKKBN.

Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu mengundang Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Seluma sebagai narasumber. Kehadirannya didasarkan pada penurunan angka stunting di Kabupaten Seluma selama tahun 2021 dan 2022, serta sebagai penerima bonus dana insentif fiskal dari pusat. Tema atau judul materi yang diangkat oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Seluma adalah “Implementasi Pemanfaatan Data Gizi dan KIA dalam Upaya Penurunan AKI, AKB dan Stunting”.

Stunting di Kabupaten Seluma
Foto: Tampak Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Seluma Hendarsyah saat menjadi narasumber Pertemuan Lintas Sektor Kesehatan Ibu dan Anak serta Masalah Gizi dan Stunting di Hotel X-tra Bengkulu pada Jum’at (17/11/2023).

Asisten Pemerintahan dan Kesra Hendarsyah memberikan kontribusi penting dengan menyampaikan informasi seputar penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan prevalensi stunting di Kabupaten Seluma. Salah satu inovasi yang dijelaskan dalam presentasinya adalah program “Aksi Beremis”.

Beremis adalah kegiatan masyarakat Kabupaten Seluma yang melibatkan mereka dalam mencari kerang di tepi pantai. Program ini menjadi salah satu strategi yang berhasil dalam penurunan angka stunting, AKI, dan AKB. “Ada beberapa inovasi yang dilakukan berdasarkan aksi beremis, antara lain dalam rangka meningkatkan cakupan asi eksklusif yang dilakukan inovasi Kecapi (Kader Cermat Peduli Asi) dan Generasi ALAP (Gerakan Pemberian ASI Anak Lebih Aman dalam Pertumbuhan)”, jelasnya.

BACA JUGA: Kabupaten Seluma Raih Penghargaan di Rakornas Percepatan Penurunan Stunting

Asisten Pemerintahan dan Kesra Hendarsyah juga menjelaskan beberapa inovasi lainnya yang diimplementasikan di Kabupaten Seluma, termasuk program Patwal Bulir (Pantau dan Kawal Ibu Hamil Sampai Lahir), Gerakan Pantau Sampai Tinggi, Gertak TTD (Gerakan Serentak Minum TTD), Rumah Edukasi Gizi, Supeltabis ( Suami Peduli Tablet Tambah Darah Istri), dan PMT lokal bersama Dapur Dahsyat Kabupaten Seluma.

BACA JUGA: Strategi Inovatif Wakil Bupati Seluma: Menekan Stunting dengan Suplemen Ajaib

Melalui pemaparan inovatif ini, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Seluma memberikan wawasan yang berharga bagi peserta pertemuan lintas sektor kesehatan. Program-program tersebut mencerminkan komitmen dan kerja keras Kabupaten Seluma dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta menanggulangi masalah gizi dan stunting di wilayahnya. Keberhasilan program Aksi Beremis menjadi contoh positif bagaimana kearifan lokal dapat terlibat dalam upaya pencegahan dan penurunan angka kematian serta stunting. (**)

Editor: (KB1) Share

Mangcek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *