Hadapi Perubahan Cuaca Ekstrem: Damkar Kota Bengkulu Siagakan Personil

Perubahan Cuaca
Foto: Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah. (dok).

Hadapi Perubahan Cuaca Ekstrem: Damkar Kota Bengkulu Siagakan Personil

KANTOR-BERITA.COM, KOTA BENGKULU|| Memasuki bulan Mei, kondisi cuaca di beberapa wilayah Indonesia, khususnya Kota Bengkulu, menunjukkan perubahan yang signifikan. Hari-hari yang cerah dan panas pada siang hari kerap berganti dengan hujan deras di sore dan malam hari. Perubahan ini telah membawa dampak tertentu, termasuk terjadinya banjir di beberapa area di Kota Bengkulu, meski masih dalam skala yang belum terlalu besar.

Pemerintah setempat, melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, telah mengambil langkah proaktif untuk menghadapi potensi bencana lebih lanjut. Yuliansyah, selaku Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mempersiapkan diri dengan memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan.

“Dengan kondisi cuaca yang semakin tidak menentu dan intensitas hujan yang tinggi di sore dan malam hari, kami telah menyiagakan 16 personel kami bersama dengan peralatan lengkap, Tujuan utama kami adalah untuk mendukung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Tagana dalam menghadapi kemungkinan banjir yang lebih parah,” Dalam sebuah wawancara, Yuliansyah menjelaskan pada hari Jumat, (3/5/24).

Yuliansyah juga mengimbau masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di daerah yang sering terkena banjir, untuk tetap waspada. Ia menyarankan agar warga segera mengambil langkah pengungsian jika air mulai naik dan mengancam pemukiman.

“Penting bagi semua warga untuk tetap waspada dan siap sedia, namun kita juga berdoa agar tidak terjadi bencana banjir yang lebih besar di kota kita,” tambah Yuliansyah.

Langkah-langkah yang diambil oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ini merupakan bagian dari upaya kota untuk mengurangi dampak negatif dari perubahan cuaca yang ekstrem. Keberadaan personel dan peralatan yang siap setiap saat menunjukkan kesiapan kota dalam menghadapi kondisi darurat.

Selain itu, masyarakat diharapkan tidak hanya bergantung pada upaya pemerintah, tetapi juga proaktif dalam melakukan persiapan sendiri. Hal ini termasuk memeriksa kondisi rumah dan lingkungan sekitar untuk memastikan bahwa drainase berfungsi dengan baik dan tidak tersumbat, yang bisa menyebabkan penumpukan air saat hujan deras turun. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *