Gubernur: Provinsi Bengkulu Raih sebagai Pengumpul PKB Prestasi Tertinggi

Gubernur Rohidin Mersyah
Foto: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Gubernur: Provinsi Bengkulu Raih sebagai Pengumpul PKB Prestasi Tertinggi

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Gubernur Rohidin Mersyah menyampaikan bahwa Provinsi Bengkulu meraih prestasi terbaik dan tertinggi di antara 34 provinsi sebagai pengumpul Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Pernyataan tersebut disampaikannya seusai membuka Sekolah Lapang Gempa Bumi, tekanan prestasi yang diterima bagi provinsi tersebut.

Dari data Bidang Pengelolaan Pendapatan Provinsi Bengkulu, capaian realisasi pajak dari Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor mencapai angka yang signifikan, yaitu sebesar Rp 67.509.692.500. Jumlah ini terakumulasi sejak awal Mei hingga 1 November lalu, menunjukkan partisipasi aktif masyarakat dalam program tersebut.

Gubernur Rohidin Mersyah
Foto: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menghadiri Sekolah Lapang Gempa Bumi pada hari kamis, (30/11/23).

Gubernur Rohidin Mersyah memberikan penjelasan bahwa Provinsi Bengkulu memimpin dalam hal pendapatan pajak kendaraan bermotor dan peningkatan grafiknya. serta animo masyarakat yang signifikan menandakan pertumbuhan pesat dalam pengumpulan pajak, mencerminkan efektivitas program dan dukungan masyarakat.

Meskipun Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor akan berakhir pada tanggal 30 November, Gubernur Rohidin menyatakan bahwa kemungkinan besar program ini akan dilanjutkan. Keputusan ini, namun, akan bergantung pada respon dan keluhan masyarakat setelah evaluasi program dilakukan.

BACA JUGA: SiRianti: Aplikasi Inovatif untuk Meningkatkan Efisiensi Pengajuan Cuti ASN di Pemerintah Provinsi Bengkulu

Gubernur Rohidin menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan menyatukan respon masyarakat, terutama dari data yang menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum membayar pajak. Belum terbayarnya pajak kendaraan dinas di 9 kabupaten/kota menjadi fokus perhatian, dan Gubernur telah berkomunikasi dengan bupati setempat untuk menyelesaikan kendala tersebut.

“Kendaraan yang dianggap sudah lama atau rusak mati, maka kami minta dihapuskan dari aset pemerintah,” tambah Gubernur Rohidin, menunjukkan keseriusan dalam menangani kendaraan dinas yang tidak lagi beroperasi atau bermasalah.

BACA JUGA: Langkah Konkrit Pemprov Bengkulu dalam menekan Inflasi, Wagub Rosjhonsyah: Kolaborasi dan Strategi Preventif

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pendapatan Provinsi Bengkulu, Yudi Karsa, menambahkan bahwa capaian realisasi pajak selama Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor baru akan diumumkan pada 1 Desember mendatang. Data tersebut akan mencerminkan keberhasilan program dan kontribusi masyarakat dalam mendukung pengumpulan pajak daerah.

Dengan demikian, pencapaian Provinsi Bengkulu sebagai pengumpul Pajak Kendaraan Bermotor yang tertinggi diharapkan dapat memberikan dorongan positif bagi provinsi-provinsi lainnya. Keberhasilan program pajak ini juga mencerminkan partisipasi masyarakat yang baik dalam upaya mendukung pembangunan dan pelayanan publik. (**)

Editor: (KB1) Share
Mangcek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *