Foto: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama Guru SMA 5 juga Ketua Umum DPD IPSA Provinsi Bengkulu, Lisa Adhrianti selasa, (24/10/23)
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Membuka Pelatihan Public Speaking dan Teknik Keprotokolan
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Gubernur Rohidin Mersyah secara resmi menyambut dan membuka Pelatihan Public Speaking dan Teknik Keprotokolan. Acara prestisius ini diadakan bersama Indonesian Professional Speakers Association (IPSA) Bengkulu dan dihadiri oleh pelajar SMA/SMK serta pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dari berbagai sekolah di Kota Bengkulu. Pelatihan ini diadakan di SMA Negeri 5 Kota Bengkulu dengan tujuan mendorong generasi muda Bengkulu untuk berkembang dalam hal berbicara di depan publik dan memahami protokol etika.
Gubernur Rohidin sangat antusias menyambut kegiatan ini dan menyebutnya sebagai langkah strategis dalam dunia pendidikan Bengkulu. Ini adalah upaya untuk memperluas wawasan dan kemampuan public speaking bagi para pelajar, sejalan dengan penerapan kurikulum merdeka belajar yang saat ini sedang dijalankan. “Anak-anak tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi mereka juga mendapatkan pengalaman praktis di lapangan. Terlebih lagi, narasumber kami berasal dari kelompok profesional, IPSA Bengkulu,” ungkap Gubernur yang merupakan lulusan terbaik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Pertanian Bogor (IPB).
Foto: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama siswa SMA 5 kota bengkulu setelah membuka acara Pelatihan Public Speaking dan Teknik Keprotokolan pada hari selasa, (24/10/23).
Gubernur menyoroti pentingnya kemampuan berbicara di depan umum di era digital saat ini. Kemampuan ini menjadi sangat berharga di dunia industri kreatif, yang semakin banyak diminati oleh generasi muda. Oleh karena itu, para pelajar Bengkulu harus diberi bekal untuk berkreasi dan memanfaatkan kemampuan public speaking yang mereka miliki. “Banyak industri kreatif yang membutuhkan kemampuan public speaking ini, seperti dalam dunia penyiaran, stand-up comedy, dan lainnya. Semangat bagi para peserta!” tambah Gubernur dengan semangat.
Ketua Umum DPD IPSA Provinsi Bengkulu, Lisa Adhrianti, juga menjelaskan peran IPSA dalam acara ini. IPSA adalah organisasi profesi pembicara profesional di Indonesia yang telah berkembang pesat, termasuk di Provinsi Bengkulu. Keberadaan IPSA Bengkulu diharapkan menjadi rumah dan wadah bagi para pembicara publik untuk meningkatkan kualitas diri mereka dan menjadi pembicara yang profesional.
Kehadiran DPD IPSA Bengkulu adalah untuk menjaring para pembicara publik di Bengkulu. Kali ini, kami berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu untuk memberikan materi kepada para pelajar di Kota Bengkulu. Kami juga berterima kasih kepada Pak Rohidin, Gubernur Bengkulu, yang telah memberikan dukungan untuk terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Lisa Adhrianti.
Lisa Adhrianti juga menjelaskan bahwa pelatihan public speaking dan teknik kepemimpinan akan diadakan di sembilan kabupaten lainnya di Bengkulu, mencakup lebih banyak pelajar di daerah tersebut. Inisiatif ini adalah langkah nyata untuk membangun generasi pemimpin berkualitas yang mampu berbicara dengan percaya diri di era kurikulum merdeka belajar.(**)
SMKN 2 Bengkulu Tengah Edukasi Siswa Cegah Bullying dan Kekerasan Anak, Libatkan Para Pihak Daerah BENGKULU – SMKN 2 Bengkulu Tengah bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan…
Kepala SDN 78 Seluma Buka Suara soal Revitalisasi Gedung, Ini Penjelasan Perubahan Pekerjaannya SELUMA, BENGKULU – Kepala SD Negeri 78 Seluma, Malihan Suarni, S.Pd., memberikan penjelasan terkait pelaksanaan proyek revitalisasi…
Sukses Jadi Tuan Rumah Event Voli Asia, FPPI Kalbar Minta Transparansi Anggaran Kantor-Berita.Com, Pontianak|| Keberhasilan Kalimantan Barat menjadi tuan rumah sejumlah kejuaraan bola voli berskala nasional hingga internasional dalam dua…
Sering Dilanda Genangan, Desa Sukaraja Usulkan Pembangunan Saluran Irigasi Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan saluran…