Foto: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-59, (13/11/23).
Gubernur Bengkulu Pimpin Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-59 dan Soroti Transformasi Pelayanan Kesehatan
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, memegang peran sebagai pembina upacara dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-59 di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu pada Senin, 13 November 2023. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Bengkulu dan perwakilan dari Kepala Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bengkulu.
Dalam pidato pembukaannya, Gubernur Rohidin menyoroti urgensi peringatan Hari Kesehatan Nasional sebagai momentum untuk menginisiasi transformasi dalam pelayanan kesehatan. Salah satu aspek yang dibahas adalah ketersediaan tenaga kesehatan dan peralatan medis yang menjadi fokus utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
Foto: Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-59 di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu pada Senin, (13/11/2023).
“Bapak Menteri juga telah memberikan arahan cukup jelas terkait perubahan paradigma dalam pelayanan kesehatan, didalm perubahan mendasar dalam beberapa elemen, seperti tersedianya peralatan kesehatan, juga tenaga kesehatan, serta biaya-biaya terkait,” ungkap Gubernur Rohidin.
Lanjut Gubernur Rohidin, bahwa arahan tersebut menjadi komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di provinsi Bengkulu. Transformasi pelayanan kesehatan dianggap sebagai kebutuhan mendesak yang harus diwujudkan oleh Pemerintah Daerah sebagai bentuk perhatian terhadap seluruh lapisan masyarakat.
“Didalam Transformasi pelayanan kesehatan yang baik haruslah menjadi komitmen bersama Pemerintah Daerah, Kesehatan adalah kebutuhan bersama seluruh lapisan masyarakat, dan kita perlu bersama-sama untuk mewujudkannya,” Ungkap Rohidin.
Dalam konteks ini, Gubernur menggarisbawahi pentingnya perubahan mendasar dalam pelayanan kesehatan untuk mencapai taraf yang lebih baik. Komitmen dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah dianggap sebagai fondasi yang kuat untuk mencapai transformasi yang diinginkan.
“Transformasi dalam pelayanan kesehatan yang mendasar harus menjadi komitmen bersama dalam mencapai standar yang lebih tinggi. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah perlu bersinergi untuk mewujudkan hal ini,” tambahnya.
Selain memberikan arahan terkait transformasi pelayanan kesehatan, Gubernur Rohidin Mersyah juga turut melibatkan diri dalam pembagian hadiah untuk pemenang lomba tenaga kesehatan teladan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-59. Pemberian penghargaan tersebut bertujuan untuk menghargai kontribusi dan dedikasi para tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dengan kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya transformasi pelayanan kesehatan dapat semakin ditanamkan, dan komitmen untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Bengkulu dapat menjadi prioritas utama. upacara Hari Kesehatan Nasional menjadi titik awal untuk perubahan positif dalam sistem pelayanan kesehatan di Bengkulu. Transformasi ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan pada kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh.” Tutupnya.(**)
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…
BLT Tiga Bulan Disalurkan, Warga Pulau Panggung Terima Bantuan Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Pulau Panggung, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga penerima manfaat pada…
Tim Gabungan Amankan Tahanan Kabur di Pontianak Kantor-Berita.Com|| Upaya pelarian seorang tahanan dari proses hukum di Kejaksaan Negeri Pontianak akhirnya berakhir. Setelah sempat buron selama tiga hari, tersangka bernama Apriadi…