Foto: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pada saat melantik Tenaga PPPK, acara berlangsung di GOR Sawah Lebar Bengkulu Pada hari Rabu, (18/9/24), (Ft/Ist).
Gubernur Bengkulu Pastikan Pengangkatan PPPK Tanpa Biaya: Transparan dan Bebas Pungli
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, dengan tegas menegaskan bahwa proses pengangkatan honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Provinsi Bengkulu tidak memungut biaya apa pun alias gratis. Gubernur Rohidin memastikan bahwa selama masa kepemimpinannya, proses pengangkatan PPPK dilakukan secara transparan dan bersih dari praktik pungutan liar atau permainan yang tidak sehat.
Gubernur Rohidin mengungkapkan hal ini saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PPPK formasi tahun 2023 di GOR Sawah Lebar Bengkulu Pada hari Rabu, (18/9/24), Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Rohidin kembali menegaskan bahwa proses pengangkatan PPPK, mulai dari pendaftaran, pemberkasan, hingga pengangkatan, sepenuhnya gratis.
Foto: Pemerintah Provinsi Bengkulu Pada saat Melantik dan Mengambil sumpah sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PPPK formasi tahun 2023 di GOR Sawah Lebar Bengkulu Pada hari Rabu, (18/9/24), (Ft/Ist).
”Saya pastikan tidak ada pungutan uang sepeserpun, dari pendaftaran, pemberkasan, hingga pengangkatan, Semua berjalan dengan prosedur yang jelas dan transparan,” Kata Gubernur Rohidin.
Rohidin ingin memberikan jaminan kepada seluruh honorer dan masyarakat Bengkulu bahwa pemerintah provinsi berkomitmen untuk menjalankan proses rekrutmen dengan adil, transparan, dan akuntabel. Ia memastikan bahwa setiap pegawai yang diangkat melalui skema PPPK mendapatkan hak mereka tanpa harus membayar biaya apa pun.
Sebagai pemimpin daerah, Rohidin sangat menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan sumber daya manusia, khususnya dalam pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK. Gubernur menggarisbawahi bahwa tidak ada toleransi terhadap segala bentuk penyimpangan dalam proses ini.
“Tidak ada ruang bagi siapapun yang ingin mengambil keuntungan dari proses pengangkatan PPPK ini, Kami bekerja keras memastikan bahwa setiap langkah dalam proses ini dilakukan dengan penuh integritas,” Ungkap Gubernur Rohidin.
Pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK merupakan langkah strategis pemerintah untuk memberikan kepastian status dan kesejahteraan bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi di instansi pemerintah. Dalam beberapa tahun terakhir, status tenaga honorer seringkali menjadi perhatian karena minimnya jaminan kerja dan kesejahteraan. Melalui skema PPPK, para honorer yang telah memenuhi syarat kini memiliki kesempatan untuk diangkat menjadi pegawai dengan jaminan hak dan kewajiban yang lebih baik.
Gubernur Rohidin juga menyampaikan apresiasinya kepada para tenaga honorer yang telah bekerja keras dan berdedikasi selama bertahun-tahun, “Saya sangat mengapresiasi kerja keras para tenaga honorer yang selama ini telah memberikan kontribusi besar bagi pemerintah dan masyarakat, Kini dengan diangkatnya mereka menjadi PPPK, diharapkan mereka bisa bekerja lebih baik lagi dengan hak-hak yang lebih jelas dan terlindungi,” ucap Rohidin.
Dalam kesempatan tersebut, Rohidin mengimbau seluruh tenaga honorer dan masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang mungkin berusaha mengambil keuntungan dengan meminta biaya dalam proses pengangkatan PPPK. Ia menegaskan bahwa segala informasi terkait pengangkatan hanya akan disampaikan melalui saluran resmi, dan tidak ada pungutan biaya apa pun.
“Jika ada yang menawarkan atau meminta uang untuk pengangkatan PPPK, laporkan segera, Kami tidak akan mentolerir tindakan seperti itu,” tegas Gubernur Rohidin.
Gubernur Rohidin juga memberikan pesan kepada para PPPK yang baru saja diangkat untuk terus meningkatkan profesionalisme dan dedikasi mereka dalam bekerja. Ia berharap dengan status baru ini, para PPPK dapat bekerja dengan lebih baik dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Provinsi Bengkulu.
“Dengan status baru ini, tanggung jawab kalian juga semakin besar, Teruslah berinovasi dan berikan yang terbaik untuk masyarakat dan provinsi ini,” Pungkas Gubernur Rohidin. (**)
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…
BLT Tiga Bulan Disalurkan, Warga Pulau Panggung Terima Bantuan Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Pulau Panggung, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga penerima manfaat pada…
Tim Gabungan Amankan Tahanan Kabur di Pontianak Kantor-Berita.Com|| Upaya pelarian seorang tahanan dari proses hukum di Kejaksaan Negeri Pontianak akhirnya berakhir. Setelah sempat buron selama tiga hari, tersangka bernama Apriadi…