Gubernur Bengkulu dan Danrem Tinjau Jalan Trans Enggano dan Lahan Persawahan

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah
Foto: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, bersama Danrem 041/Gamas Brigjend TNI Rachmad Zulkarnaen pada saat meninjau Lokasi Irigasi di pulau Enggano, pada hari Jumat, (25/5/24), (Foto: MCB).

Gubernur Bengkulu dan Danrem Tinjau Jalan Trans Enggano dan Lahan Persawahan

KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU|| Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama Komandan Resort Militer 041/Garuda Emas (Danrem 041/Gamas) Bengkulu Brigjend TNI Rachmad Zulkarnaen serta rombongan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Pulau Enggano, Pada 24 Mei 2024. Kunjungan ini mencakup beberapa agenda penting, seperti peninjauan Jalan Trans Enggano, irigasi, dan lahan persawahan.

Setibanya di Bandar Udara Enggano di Desa Banjarsari, Gubernur Rohidin langsung mengadakan pertemuan dengan aparat Desa Banjarsari Kecamatan Enggano. Pertemuan ini bertujuan untuk mendengarkan paparan mengenai potensi lahan persawahan dan wisata di kawasan tersebut.

BACA JUGA: Kabar Gembira! Gubernur: Pembangunan Jalan Trans Pulau Enggano September Rampung

Penjabat (Pj) Kepala Desa Banjarsari, Winarto Rudi Setiawan, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa Desa Banjarsari memiliki potensi lahan persawahan baru seluas 1.400 hektare. Namun, dari total lahan tersebut, 200 hektare akan dicadangkan untuk menjadi sumber air, sehingga lahan yang siap dijadikan sebagai lahan persawahan baru seluas 800 hektare.

“Kami memiliki sekitar 1.400 hektare lahan persawahan yang siap dikelola, Dari jumlah tersebut, 200 hektare akan digunakan untuk irigasi dan 800 hektare lainnya akan diusulkan ke Kementerian Pertanian sebagai lahan persawahan baru,” jelas Winarto Rudi.

Selain potensi lahan persawahan, Desa Banjarsari juga memiliki potensi wisata baru berupa air terjun yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan daya tarik wisata daerah tersebut.

BACA JUGA: Proyek Strategis Nasional Pulau Enggano Lanjut, Pemprov dan Vertikal Dukung Penuh

Gubernur Bengkulu ke 10 ini, Rohidin menanggapi usulan pembuatan lahan persawahan baru dengan segera meminta dinas terkait untuk menghitung debit sumber air untuk pengairan serta melakukan penelitian terkait karakteristik tanah di lahan tersebut. Ia menegaskan pentingnya dua aspek tersebut untuk memastikan lahan seluas 800 hektare itu cocok dibuka sebagai lahan persawahan baru.

“Berdasarkan data yang ada, terdapat sekitar 800 hektare lahan yang siap untuk dijadikan lahan sawah, Oleh karena itu, kami meminta Dinas Pertanian untuk menghitung debit sumber daya air dan melakukan penelitian terkait jenis serta karakteristik tanah,” tegas Rohidin.

Langkah ini, menurut Rohidin, sangat penting untuk memastikan bahwa lahan yang akan dibuka sebagai persawahan baru memiliki kondisi yang memadai. Jika dua unsur tersebut sudah terpenuhi, maka usulan tersebut akan diajukan ke Kementerian Pertanian untuk mendapatkan dukungan dalam pembuatan lahan sawah baru.

BACA JUGA: Pembangunan Jalan Pulau Enggano, Masyarakat Desak APH Investigasi

“Setelah kita memastikan bahwa dua aspek tersebut terpenuhi, kita akan mengusulkan ke Kementerian Pertanian untuk mendapatkan dukungan dalam pembuatan lahan sawah baru,” tambahnya.

Kunjungan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di Pulau Enggano. Dengan pembangunan jalan trans, irigasi, dan lahan persawahan yang baik, diharapkan dapat membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat setempat.

Selain potensi persawahan, Pulau Enggano juga memiliki potensi wisata yang besar, seperti air terjun di Desa Banjarsari. Pengembangan sektor wisata ini juga menjadi salah satu fokus pemerintah daerah untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.

BACA JUGA: Desas-Desus Penyalahgunaan Minyak Solar Subsidi di Pulau Enggano Libatkan Oknum ASN

Gubernur Rohidin berharap dengan adanya kunjungan kerja ini, dapat terjalin sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan masyarakat Pulau Enggano. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan dan membuka peluang kemajuan yang lebih besar bagi seluruh warga.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat Pulau Enggano untuk berkolaborasi dalam merumuskan langkah-langkah pembangunan yang dapat mengakomodasi kebutuhan dan potensi lokal. Dengan kerjasama yang baik, diharapkan Pulau Enggano dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh warga.

Keseriusan pemerintah dalam membangun infrastruktur di Pulau Enggano juga terlihat dari perhatian khusus terhadap pembangunan jalan trans sepanjang 32,85 km. Jalan ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi di pulau terpencil tersebut, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA: Pemprov Bengkulu Pastikan Mobilisasi Bahan Material Pulau Enggano Lancar

Pembangunan ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur di wilayah-wilayah terpencil seperti Pulau Enggano. Dengan akses transportasi yang lebih baik, diharapkan ekonomi masyarakat dapat berkembang lebih pesat dan kesejahteraan warga meningkat.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengajak seluruh masyarakat Pulau Enggano untuk bersama-sama mendukung program pembangunan yang sedang dijalankan. Ia juga berharap agar masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan infrastruktur yang sudah dibangun dengan sebaik-baiknya.

“Dengan dukungan dari seluruh masyarakat, kami yakin Pulau Enggano dapat berkembang menjadi wilayah yang lebih maju dan sejahtera, Mari kita jaga dan manfaatkan infrastruktur yang ada untuk kemajuan bersama,” tutup Gubernur Rohidin. (**)

Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *