Foto: Papan Merk Pekerjaan perkerasan beton di Desa Banjarsari dan Desa Kaana, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara. (dok/ Brt).
Pembangunan Jalan Pulau Enggano, Masyarakat Desak APH Investigasi
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Pemerintah Pusat telah mengambil berbagai langkah untuk memaksimalkan potensi Pulau-pulau terluar di Indonesia, termasuk Pulau Enggano yang berada di Provinsi Bengkulu. Untuk mendukung hal ini, Kementerian dan Lembaga terkait telah mengalokasikan anggaran infrastruktur untuk pembangunan di Pulau Enggano. Salah satu proyek yang dilakukan pada tahun 2023 adalah pembangunan jalan perkerasan beton di Desa Banjarsari dan Desa Kaana, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Bengkulu, telah menggelontorkan dana yang tidak sedikit untuk proyek pembangunan di tahun 2023. Lebih spesifik, dana sebesar Rp. 7.972.090.784 dialokasikan untuk membangun infrastruktur di Desa Banjarsari dan Desa Kaana yang terletak di Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara. Proyek ini meliputi pembangunan jalan perkerasan beton yang menghubungkan kedua desa tersebut.
Foto: Salah satu proyek pembangunan jalan perkerasan beton di Desa Banjarsari dan Desa Kaana, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, badan jalan mulai terkelupas dan Retak-retak, (dok/ Brt).
Masyarakat Desa Banjarsari, khususnya, menyambut gembira pembangunan jalan perkerasan beton ini. Namun, sebuah kekhawatiran muncul dari Bernat, seorang tokoh masyarakat setempat. Ia mengungkapkan keprihatinan terkait pemilihan material yang digunakan dalam proyek.
“Material batu yang digunakan diambil dari wilayah setempat, padahal telah ada kesepakatan sebelumnya bahwa untuk proyek dengan nilai kontrak di atas lima miliar rupiah, material harus didatangkan dari luar Pulau Enggano,” Ujar Bernat Kepada Awak media, Minggu (31/3/24).
Bernat melanjutkan, meskipun pembangunan jalan baru saja selesai beberapa bulan yang lalu, kualitas jalan beton yang telah dibangun menimbulkan kekhawatiran. Retakan dan pengelupasan pada permukaan jalan menjadi bukti nyata yang menunjukkan bahwa pengawasan dari pihak PUPR terhadap proyek ini tampaknya kurang ketat, sehingga mempengaruhi kualitas dan daya tahan infrastruktur yang dibangun.
“Kita bisa melihat bersama Badan jalannya sudah retak-retak, ini akibat materialnya mengandung batu kapur. Apa karena Proyek ini di Pulau enggano ya? sehingga mereka bekerja asal-asalan,” Tutur Bernat sambil bertanya.
Pernyataan Bernat mencerminkan kekhawatiran yang lebih dalam tentang standar kerja dan integritas proyek. “Apakah karena proyek ini berlokasi di Pulau Enggano, sehingga standar pekerjaannya menjadi tidak sesuai harapan?” tanyanya retoris, menimbulkan pertanyaan tentang komitmen dan kualitas pelaksanaan proyek infrastruktur di pulau terpencil.
Berdasarkan situasi yang ada Bernat dan komunitas lokal lainnya kini meminta perhatian dari Aparat Penegak Hukum (APH). Mereka berharap agar dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan bahwa tidak ada tindakan korupsi atau penyalahgunaan dana dalam proyek ini.
“Kami berharap sederhana: memastikan bahwa dana yang dikeluarkan untuk pembangunan infrastruktur benar-benar dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Pulau Enggano,” Tuturnya. (**)
SMKN 2 Bengkulu Tengah Edukasi Siswa Cegah Bullying dan Kekerasan Anak, Libatkan Para Pihak Daerah BENGKULU – SMKN 2 Bengkulu Tengah bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan…
Kepala SDN 78 Seluma Buka Suara soal Revitalisasi Gedung, Ini Penjelasan Perubahan Pekerjaannya SELUMA, BENGKULU – Kepala SD Negeri 78 Seluma, Malihan Suarni, S.Pd., memberikan penjelasan terkait pelaksanaan proyek revitalisasi…
Sukses Jadi Tuan Rumah Event Voli Asia, FPPI Kalbar Minta Transparansi Anggaran Kantor-Berita.Com, Pontianak|| Keberhasilan Kalimantan Barat menjadi tuan rumah sejumlah kejuaraan bola voli berskala nasional hingga internasional dalam dua…
Sering Dilanda Genangan, Desa Sukaraja Usulkan Pembangunan Saluran Irigasi Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Sukaraja, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan saluran…