Foto: Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu, Dodi Hendra Supiaro saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Kampanye Pemilihan Umum Tahun 2024, (10/12/23).
Dodi Hendra Supiaro Berbicara Mekanisme dan Tata Cara Kampanye Pemilu di Rakor Bawaslu Bengkulu
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu, Dodi Hendra Supiaro, menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Kampanye Pemilihan Umum Tahun 2024. Acara ini diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu pada hari Minggu (10/12/2023) di Mercure Hotel Bengkulu. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Satpol PP, mahasiswa, Dinas Perhubungan, Kordiv PP dan PS, Kordiv Hukum, Pencegahan, dan Partisipasi Masyarakat, serta Ketua Tim Fasilitasi Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu dan staf Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu.
Dalam rapat koordinasi ini, Dodi Hendra Supiaro menyampaikan materi terkait Mekanisme dan Tata Cara Kampanye Pemilu. Materi tersebut mencakup pengertian kampanye, peserta pemilu, pelaksana kampanye, metode kampanye, materi kampanye, jadwal dan tahapan kampanye, mekanisme dan tata cara kampanye, larangan dan sanksi kampanye, serta mekanisme kampanye menggunakan fasilitas pemerintah atau tempat pendidikan. Dodi juga menyoroti fasilitasi metode kampanye yang dilakukan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota kepada peserta pemilu.
Foto: Tampak Peserta menyimak dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Kampanye Pemilihan Umum Tahun 2024, yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Bengkulu, acara berlangsung di Mercure Hotel, pada hari minggu, (10/12/23).
Pentingnya pengawasan kampanye menjadi fokus utama dalam rapat koordinasi ini. Bawaslu Provinsi Bengkulu ingin memastikan bahwa seluruh tahapan kampanye pemilu berjalan sesuai aturan dan peraturan yang berlaku. Dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan dari KPU dan instansi terkait, diharapkan pelaksanaan kampanye pemilu dapat berjalan dengan transparan, adil, dan demokratis.
Dodi Hendra Supiaro menegaskan bahwa pemahaman yang baik terkait mekanisme dan tata cara kampanye penting untuk menghindari pelanggaran yang dapat merugikan proses pemilu. Materi yang disampaikan mencakup aspek-aspek kunci yang perlu diperhatikan oleh peserta pemilu, sehingga mereka dapat melaksanakan kampanye dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Rapat koordinasi tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, namun juga membuka ruang diskusi tanya jawab. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengajukan pertanyaan dan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai topik-topik yang dibahas. Diskusi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman peserta sekaligus membangun sinergi antara KPU, Bawaslu, dan berbagai pihak terkait dalam menjaga integritas dan kelancaran pelaksanaan pemilu.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memastikan bahwa Pemilihan Umum Tahun 2024 di Provinsi Bengkulu berjalan dengan baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi. Dengan meningkatnya pemahaman dan kesadaran terkait tata cara kampanye, diharapkan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi juga semakin berkualitas. (**)
BLT Dana Desa Padang Serasan Cair, Warga Terima Rp1,5 Juta Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Padang Serasan, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada warga…
Musdes Air Putih Salurkan BLT Sekaligus Dimulainya Pembangunan Desa Kantor-Berita.Com|| Pemerintah Desa Air Putih, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) yang dirangkai dengan penyaluran Bantuan Langsung…
Modus Nama Fiktif Diduga Digunakan dalam Proyek Disdikbud Kalbar Kantor-Berita.Com|| Dugaan praktik korupsi dalam proyek nonfisik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Barat mencuat ke publik. Modus…
Tambang Galian C di Hutan Kota Bukit Senja Singkawang Diduga Tanpa Izin Kantor-Berita.Com|| Aktivitas tambang galian C di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, menuai sorotan publik. Sejumlah titik penambangan diduga berada…