DLHK Bengkulu Ajak Masyarakat kelola Sampah Menjadi Kreatif
KANTOR-BERITA.COM, BENGKULU – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat agar mengembangkan cara-cara kreatif dalam pengelolaan sampah rumah tangga, guna memberikan nilai ekonomis.
Yammar Mahadi, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Pengendalian Pencemaran di DLHK Provinsi Bengkulu, menyatakan bahwa inisiatif ini diambil sebagai upaya untuk mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang semakin hari semakin terbebani dan kurang memberikan kontribusi ekonomis kepada masyarakat.
BACA JUGA: Pemkot Bengkulu Gandeng Swiss Green Projects untuk Mengubah Sampah Menjadi Energi
Yammar Mahadi menyoroti bahwa sampah yang dihasilkan oleh manusia pada akhirnya akan kembali lagi ke lingkungan manusia. Sehingga, menjadi sebuah kewajiban bersama untuk meminimalisir volume sampah.
“Sampah merupakan tanggung jawab kita bersama karena kita yang menghasilkannya, Penting bagi setiap individu untuk memahami dan menerapkan praktik pemilahan, pemilihan, serta pengelolaan sampah secara mandiri,” ucap Yammar Mahadi pada Minggu (24/3/2024).
BACA JUGA: Gubernur Bengkulu Hadiri Pada Peluncuran Program Bank Sampah untuk Penanganan Sampah Kota
Lebih lanjut, Yammar menambahkan bahwa sangat penting bagi setiap rumah tangga untuk memilah dan mengolah sampahnya sendiri, terutama sampah organik, untuk mengurangi jumlah sampah yang harus dibuang ke TPA.
“Setiap rumah tangga disarankan untuk menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk pengolahan sampah organik, Kami berharap, sekitar 70% sampah organik dari rumah tangga bisa diolah sendiri, sehingga tidak berakhir di tempat pembuangan akhir,” papar Yammar.
BACA JUGA: Provinsi Bengkulu Siapkan Incinerator Terbaru untuk Pengelolaan Limbah Medis
Yammar juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan bank sampah sebagai salah satu solusi pengolahan sampah yang menghasilkan produk dengan nilai jual.
Langkah ini diharapkan tidak hanya akan mengurangi volume sampah yang harus ditampung oleh TPA, tetapi juga memberi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan melalui berbagai produk kreatif yang dihasilkan dari sampah.
BACA JUGA: DLH Kota Bengkulu Minta Kepada Disperindag Siapkan Kontainer Sampah di Pasar Panorama
“Kami memiliki bank sampah baik unit maupun induk yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, Kami mendorong masyarakat untuk berkoordinasi dan berkolaborasi dalam pengolahan sampah,” papar Yanmar.
Inisiatif DLHK Provinsi Bengkulu ini diharapkan bisa menjadi langkah awal dalam mengubah pandangan dan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah, tidak hanya sebagai upaya mengurangi beban lingkungan tetapi juga sebagai peluang ekonomi. Melalui upaya bersama, pengelolaan sampah yang efektif dan efisien dapat menjadi kenyataan, mendukung keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum. (**)
Editor: (KB1) Share
Pewarta: QQ











